detikinet

Indonesia Jadi Target Mata-mata Cyber? Sudah Biasa!

Ardhi Suryadhi - detikinet
Senin, 30/03/2009 16:39 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Laporan aksi mata-mata cyber yang menyasar Indonesia ternyata bukan kali ini saja terjadi. Kejadian ini tak lebih dari sekadar cerita lama yang sering dikhawatirkan.

"Itu merupakan cerita lama yang jadi concern kita," ujar M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) kepada detikINET, Senin (30/3/2009).

Pun demikian, lanjut pria yang kerap disapa Didin Pataka ini, pemerintah Indonesia patut khawatir. Terlebih, saat ini konteksnya tak lagi menjurus soal keamanan tetapi lebih kepada sektor perekonomian.

"Konteks intelijen itu sudah berubah, tak lagi soal keamanan namun lebih mengarah kepada penguasaan ekonomi. Menu utama mereka (pelaku pengintaian-red.) bagaimana mencari titik lemah bangsa lain di bidang ekonomi. Misalnya, AS mencari negara mana saja yang memiliki potensi minyak," jelasnya.

ID-SIRTII sendiri, dikatakan Didin, cukup rajin melakukan komunikasi dengan Lembaga Sandi Negara dan Badan Intelijen Nasional. "Bulan lalu misalnya, kita bertemu dengan mereka untuk dimintai pandangan di bidang TI yang patut menjadi perhatian," lanjutnya.

( ash / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%