Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kibuli Wanita via Internet, Pria Dipenjara 19 Tahun
Selasa, 17/03/2009 13:02 WIB

Lagos - Gara-gara mengibuli wanita melalui internet, seorang Pria Nigeria harus mendekam di penjara selama 19 tahun. Dari aksi tipu-tipunya, pria ini sukses memeras wanita tersebut.
Lawal Adekunle Nurudeen, demikian nama pria tersebut, menemukan korbannya, seorang wanita Australia berusia 56 tahun, pada tahun 2007. Saat itu dia mengaku sebagai duda berusia 57 tahun dari Inggris dengan nama Benson Lawson.
Berbagai macam rayuan mayut dilancarkan. Ia mengaku sebagai insinyur yang bekerja di Lagos, Nigeria. Ia juga mengarang cerita bahwa istri dan anaknya tewas dalam kecelakaan mobil. Cerita ini menarik simpati calon korbannya. Singkat cerita, Nurudeen mengaku jatuh cinta pada wanita itu.
Gayung bersambut, wanita ini ternyata terpikat dengan bujuk rayu Nurudeen. Ia curhat lewat email bahwa dia memang sedang mencari seorang suami. Selama ini semua pria yang ditemuinya selalu mengecewakannya.
"Pria (Nurudeen-Red) berstatus menikah dengan 3 anak, dengan cepat membalas email tersebut, dan mengatakan bahwa dia sudah menemukan Mr Right. Supaya lebih meyakinkan, pria ini mengirimkan foto seorang pria kulit putih kepada wanita itu," ujar pihak kepolisian Nigeria Economic and Financial Crimes Commission (EFCC), seperti dilansir dari Reuters, Selasa (17/3/2009).
Tanpa curiga, wanita ini mengirimi Nurudeen sejumlah uang untuk perawatan kesehatan dan ongkos perjalanan Nurudeen ke Australia. Namun, harapannya sia-sia. Nurudeen tak pernah terbang ke Australia. Uang tersebut justru dipakai untuk membeli dua kavling tanah dan sebuah mobil Honda Prelude.
Aksi tipu-tipu Nurudeen ini terbongkar. Ia dituntut membayar US$ 10 ribu secepatnya, plus US$ 250 per bulan kepada korbannya sesuai dengan uang yang diberikan wanita itu, dengan total US$ 47 ribu. Wanita itu juga menerima hasil penjualan atas tanah dan mobil.
Selama ini Nigeria dipercaya punya sejarah yang panjang dalam memeras uang melalui internet. Sayang, banyak pelaku yang belum tertangkap.
( faw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Lawal Adekunle Nurudeen, demikian nama pria tersebut, menemukan korbannya, seorang wanita Australia berusia 56 tahun, pada tahun 2007. Saat itu dia mengaku sebagai duda berusia 57 tahun dari Inggris dengan nama Benson Lawson.
Berbagai macam rayuan mayut dilancarkan. Ia mengaku sebagai insinyur yang bekerja di Lagos, Nigeria. Ia juga mengarang cerita bahwa istri dan anaknya tewas dalam kecelakaan mobil. Cerita ini menarik simpati calon korbannya. Singkat cerita, Nurudeen mengaku jatuh cinta pada wanita itu.
Gayung bersambut, wanita ini ternyata terpikat dengan bujuk rayu Nurudeen. Ia curhat lewat email bahwa dia memang sedang mencari seorang suami. Selama ini semua pria yang ditemuinya selalu mengecewakannya.
"Pria (Nurudeen-Red) berstatus menikah dengan 3 anak, dengan cepat membalas email tersebut, dan mengatakan bahwa dia sudah menemukan Mr Right. Supaya lebih meyakinkan, pria ini mengirimkan foto seorang pria kulit putih kepada wanita itu," ujar pihak kepolisian Nigeria Economic and Financial Crimes Commission (EFCC), seperti dilansir dari Reuters, Selasa (17/3/2009).
Tanpa curiga, wanita ini mengirimi Nurudeen sejumlah uang untuk perawatan kesehatan dan ongkos perjalanan Nurudeen ke Australia. Namun, harapannya sia-sia. Nurudeen tak pernah terbang ke Australia. Uang tersebut justru dipakai untuk membeli dua kavling tanah dan sebuah mobil Honda Prelude.
Aksi tipu-tipu Nurudeen ini terbongkar. Ia dituntut membayar US$ 10 ribu secepatnya, plus US$ 250 per bulan kepada korbannya sesuai dengan uang yang diberikan wanita itu, dengan total US$ 47 ribu. Wanita itu juga menerima hasil penjualan atas tanah dan mobil.
Selama ini Nigeria dipercaya punya sejarah yang panjang dalam memeras uang melalui internet. Sayang, banyak pelaku yang belum tertangkap.
( faw / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
216 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

