Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Game Review
F.E.A.R. 2, Alma Kembali Menebar Rasa Takut
Kamis, 05/03/2009 14:28 WIB

Screenshot F.E.A.R. 2: Project Origin
Jakarta - Game horor bernuansa supranatural F.E.A.R kembali hadir dengan membawa lebih banyak rasa takut. Teror supranatural dari sosok bernama Alma kembali hadir dengan misteri dan mistiknya.
F.E.A.R. 2: Project Origin dimulai beberapa saat sebelum bom nuklir diluncurkan pada bagian akhir dari game F.E.A.R. sebelumnya. Tokoh utama adalah Sersan Michael Beckett dari sebuah pasukan khusus bernama Delta Force.
Pada awal game, Beckett mengemban misi untuk menangkap Genevieve Aristide, Presiden dari perusahaan bernama Armacham Technology Corporation (ATC). ATC adalah perusahaan fiksi dalam seri F.E.A.R. yang mencoba mengunakan kemampuan supranatural ke dalam teknologi militer.
Dalam game F.E.A.R. terungkap, perusahaan ini bertanggungjawab dalam melakukan eksperimen yang pada akhirnya membunuh Alma, seorang gadis dengan kemampuan supranatural luar biasa. Meski secara fisik sudah mati Alma tetap hidup sebagai sebuah kekuatan supranatural, bagaikan hantu yang meneror tokoh utama game ini.
Ledakan nuklir yang terjadi di awal F.E.A.R. 2 membuat Beckett tak sadarkan diri dan tergapar di rumah sakit. Di dalam ketidaksadarannya itu ia dijadikan sebuah percobaan oleh ATC dengan memberikan sesuatu yang disebut hyper reflexes.
Alhasil, sang sersan memiliki banyak kemampuan luar biasa seperti tokoh utama dalam game F.E.A.R. Salah satu kemampuan Beckett adalah bergerak sangat cepat sehingga gerakan karakter lain tampak begitu lambat (slowmotion), hal ini akan sangat berguna ketika pemain dikepung oleh sekelompok pasukan. Selain itu, percobaan itu membuat Becket memiliki kemampuan pananormal sehingga ia dapat berkomunikasi dengan Alma.
Lebih Banyak Rasa Takut
Dalam F.E.A.R. 2 pemain akan sering kali menjumpai 'penampakan' yang disertai suara-suara aneh yang memilukan. Beberapa mahluk aneh pun kerap muncul dengan sangat mengagetkan bagaikan film horor.
Adanya kejutan-kejutan itu ditambah mayat-mayat yang bergelimpangan dan darah di berbagai penjuru ruangan membuat suasana horor tak bisa dihindari. Apalagi didukung dengan musik latar dan efek suara yang digunakan, bisa membuat bulu kuduk pemain merinding.
Saran detikINET, cobalah memainkan game ini menggunakan headphone dan dalam ruangan berpenerangan minim atau gelap sama sekali. Penampakan sosok hantu perempuan tak berbusana dengan diiringi suara rintihan yang memilukan dijamin membuat pemain ketakutan.
Perubahan dari Sebelumnya
Monolith selaku pengembang game F.E.A.R. tampaknya tidak melakukan perubahan besar dalam F.E.A.R. 2. Misalnya soal engine yang digunakan, game ini masih menggunakan engine game yang sama dengan sebelumnya yakni Lithtech: Jupiter EX. Penggunaan engine yang sama erarti tidak ada peningkatan yang signifikan baik dari segi grafis ataupun Artificial Intelligence (AI).
Meski demikian, ada beberapa hal yang cukup menyenangkan dalam F.E.A.R. 2. Salah satunya, kini pemain dapat menunggangi sebuah robot yang lengkap dengan persenjataan. Karakter utama pun mendapat gerakan tambahan, seperti meluncur atau merubuhkan sesuatu untuk berlindung. Walaupun perlindungan tersebut dapat dikatakan tidak terlalu berguna.
Secara keseluruhan F.E.A.R. 2 tidak berbeda jauh dengan seri sebelumnya, baik untuk kualitas grafis ataupun kemampuan AI. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa F.E.A.R. 2: Project Origin membawa rasa takut yang lebih besar dari seri sebelumnya. Belum lagi cerita latar game ini yang bakal membuat gamer penasaran.
( eno / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
F.E.A.R. 2: Project Origin dimulai beberapa saat sebelum bom nuklir diluncurkan pada bagian akhir dari game F.E.A.R. sebelumnya. Tokoh utama adalah Sersan Michael Beckett dari sebuah pasukan khusus bernama Delta Force.
Pada awal game, Beckett mengemban misi untuk menangkap Genevieve Aristide, Presiden dari perusahaan bernama Armacham Technology Corporation (ATC). ATC adalah perusahaan fiksi dalam seri F.E.A.R. yang mencoba mengunakan kemampuan supranatural ke dalam teknologi militer.
Dalam game F.E.A.R. terungkap, perusahaan ini bertanggungjawab dalam melakukan eksperimen yang pada akhirnya membunuh Alma, seorang gadis dengan kemampuan supranatural luar biasa. Meski secara fisik sudah mati Alma tetap hidup sebagai sebuah kekuatan supranatural, bagaikan hantu yang meneror tokoh utama game ini.
Ledakan nuklir yang terjadi di awal F.E.A.R. 2 membuat Beckett tak sadarkan diri dan tergapar di rumah sakit. Di dalam ketidaksadarannya itu ia dijadikan sebuah percobaan oleh ATC dengan memberikan sesuatu yang disebut hyper reflexes.
Alhasil, sang sersan memiliki banyak kemampuan luar biasa seperti tokoh utama dalam game F.E.A.R. Salah satu kemampuan Beckett adalah bergerak sangat cepat sehingga gerakan karakter lain tampak begitu lambat (slowmotion), hal ini akan sangat berguna ketika pemain dikepung oleh sekelompok pasukan. Selain itu, percobaan itu membuat Becket memiliki kemampuan pananormal sehingga ia dapat berkomunikasi dengan Alma.
Lebih Banyak Rasa Takut
Dalam F.E.A.R. 2 pemain akan sering kali menjumpai 'penampakan' yang disertai suara-suara aneh yang memilukan. Beberapa mahluk aneh pun kerap muncul dengan sangat mengagetkan bagaikan film horor.
Adanya kejutan-kejutan itu ditambah mayat-mayat yang bergelimpangan dan darah di berbagai penjuru ruangan membuat suasana horor tak bisa dihindari. Apalagi didukung dengan musik latar dan efek suara yang digunakan, bisa membuat bulu kuduk pemain merinding.
Saran detikINET, cobalah memainkan game ini menggunakan headphone dan dalam ruangan berpenerangan minim atau gelap sama sekali. Penampakan sosok hantu perempuan tak berbusana dengan diiringi suara rintihan yang memilukan dijamin membuat pemain ketakutan.
Perubahan dari Sebelumnya
Monolith selaku pengembang game F.E.A.R. tampaknya tidak melakukan perubahan besar dalam F.E.A.R. 2. Misalnya soal engine yang digunakan, game ini masih menggunakan engine game yang sama dengan sebelumnya yakni Lithtech: Jupiter EX. Penggunaan engine yang sama erarti tidak ada peningkatan yang signifikan baik dari segi grafis ataupun Artificial Intelligence (AI).
Meski demikian, ada beberapa hal yang cukup menyenangkan dalam F.E.A.R. 2. Salah satunya, kini pemain dapat menunggangi sebuah robot yang lengkap dengan persenjataan. Karakter utama pun mendapat gerakan tambahan, seperti meluncur atau merubuhkan sesuatu untuk berlindung. Walaupun perlindungan tersebut dapat dikatakan tidak terlalu berguna.
Secara keseluruhan F.E.A.R. 2 tidak berbeda jauh dengan seri sebelumnya, baik untuk kualitas grafis ataupun kemampuan AI. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa F.E.A.R. 2: Project Origin membawa rasa takut yang lebih besar dari seri sebelumnya. Belum lagi cerita latar game ini yang bakal membuat gamer penasaran.
Kelebihan
+ Penuh adegan menakutkan
+ Berperang menggunakan robot merupakan salah satu aspek yang menarik.
+ Efek suara yang digunakan cukup membuat pemain merasa ketakutan.
Kekurangan
- Grafis dan AI tidak mengalami peningkatan yang berarti.
- Selalu ada jeda waktu ketika 'Autosave'.
Judul: F.E.A.R. 2: Project Origin
Pengembang: Monolith
Penerbit: Warner Bros Interactive Entertainment
Platform: PC (juga tersedia di Xbox 360 dan PlayStation 3)
( eno / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

