detikinet

Pelecehan Online Mewabah, Banyak Remaja Tewas

Fino Yurio Kristo - detikinet
Senin, 23/02/2009 18:26 WIB

Ilustrasi (edweek)

Australia - Pelecehan antar remaja di internet semakin parah, bahkan menjadi wabah akut. Di negara Australia misalnya, dalam 8 bulan terakhir diklaim setidaknya 10 remaja bunuh diri karena dihina ataupun diancam di internet.

Itulah yang dikemukakan aktivis kaum muda Australia, Les Twentyman. Dikatakannya, aksi pelecehan tersebut marak di situs jejaring seperti MySpace dan Facebook.

Untuk mencegah akibat yang lebih parah, ia berharap Kementerian Komunikasi untuk mengubah aturan hukum sehingga polisi bisa menangkap para pelaku pelecehan online.

Dikutip detikINET dari AAP, Senin (23/2/2009), Twentyman mencontohkan seorang remaja usia 17 tahun baru-baru ini tewas menjatuhkan diri dari jembatan. Perbuatan nekat itu dilakukannya setelah dia mencapat ancaman mati di internet.

Orang tua si anak kemudian berencana menggelar kampanye agar masyarakat semakin sadar tentang adanya pelecehan cyber. Twentyman sendiri menilai, pelecehan cyber sudah menjadi semacam wabah serius.

"Anak-anak ini mendapat kuasa atas internet yang mereka perlakukan di luar kendali karena mereka belum cukup dewasa untuk mengerti apa yang mereka lakukan," papar Twentyman.

Pihak Kemeterian Komunikasi sendiri menyadari hal tersebut. Melalui juru bicaranya, mereka mengatakan telah melakukan berbagai cara untuk mencegahnya.

( fyk / faw )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%