detikinet

Curhat ke Lembaga Konsumen, Pelanggan 3G Dicuekin

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Senin, 23/02/2009 17:19 WIB

ilustrasi (ist)

Jakarta - Setelah sebelumnya pelanggan Indosat M2 yang 'berteriak' mengeluhkan kualitas layanan, kini giliran pelanggan Telkom Flash 3G ikut bersuara.

Seorang pelanggan yang mengeluhkan kualitas layanan Telkom Flash melalui email redaksi@detikINET.com, Senin (23/2/2009) adalah Khairy Rifqy.

"Satu minggu pertama koneksinya lumayan, lebih dari itu sering putus, kembali lumayan hanya pagi dan malam. Itupun bertahan paling lama 2 jam lalu kembali drop," kesal Khairy.

Keluhan senada juga disampaikan Saifur. Awalnya, Saifur mengaku puas menggunakan Flash berbasis waktu, tapi setelah kejadian perubahan APN dari flash ke internet yang menggunakan sistem unlimited, tagihannya membengkak.

"Saya menganggap pihak operator hanya mencari keuntungan, karena mereka tidak memberikan peringatan berupa sms tentang berapa byte yang telah kita gunakan sehingga kita beranggapan bahwa kita masih berdasarkan waktu padahal telah berdasarkan byte," sesal Saifur.

Saifur pernah mencoba menyampaikan keluhan ini ke lembaga konsumen nasional (melalui website departemen perindustrian). Namun, keluhan tersebut tidak mendapat tanggapan.

"Seolah-olah (Lembaga Konsumen-red) lebih memberikan perlindungan kepada operator bukan kepada konsumen," tandas Saifur.

( faw / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%