Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
IPTV demi Tekan Penurunan Telepon Kabel
Jumat, 13/02/2009 07:37 WIB

ilustrasi (ist)
Jakarta - Telkom menyiapkan Rp 1 triliun untuk membangun infrastruktur saluran televisi internet IPTV. Investasi ini sebagai upaya menekan penurunan pendapatan telepon kabel.
"IPTV akan kita luncurkan demi menahan turunnya pendapatan dari telepon tetap kabel," ungkap Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah, di Gedung Telkom, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
Telkom sebelumnya berencana merilis layanan televisi berbasis internet ini pada kuartal ketiga 2008. Jaringan ini menggunakan akses telepon kabel dengan pita yang lebih lebar.
Saat ini pengguna telepon kabel tak beranjak dari angka 8,7 juta pelanggan. Menurut Rinaldi, dalam jangka waktu dua tahun terakhir ini pendapatan suara dari telepon kabel terus mengalami penurunan. Telkom mencatat, pada 2007 terjadi penurunan sembilan persen dan pada tahun lalu turun sekitar 13-14 persen.
"Secara trafik suara memang terus terjadi penurunan. Hal ini karena berubahnya gaya hidup masyarakat dari telepon tetap ke layanan bergerak seluler. Namun, meski terjadi pernurunan, telepon tetap masih berkontribusi sebesar 80 persen bagi pendapatan perusahaan yang belum dikonsolidasi," jelasnya.
Besarnya pendapatan tersebut, kata Rinaldi, karena telepon tetap memiliki layanan lain untuk meraup keuntungan, seperti layanan data broadband Speedy dan pembayaran abonemen telepon tetap.
Triple Play
Telkom mengungkap dari 8,7 juta pelanggan yang menggunakan telepon tetap kabel, sekitar 20 persen dari jumlah tersebut dinilai sudah mampu untuk menggunakan IPTV.
Jika Telkom berhasil menjalankan IPTV, maka konsep triple play berhasil dijalankan untuk telepon tetap kabel karena jasa suara, data, dan gambar disalurkan bersamaan melalui satu jaringan.
"Untuk mengembangkan jasa triple play dibutuhkan waktu yang lama agar diterima pasar," tandas Rinaldi.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"IPTV akan kita luncurkan demi menahan turunnya pendapatan dari telepon tetap kabel," ungkap Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah, di Gedung Telkom, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
Telkom sebelumnya berencana merilis layanan televisi berbasis internet ini pada kuartal ketiga 2008. Jaringan ini menggunakan akses telepon kabel dengan pita yang lebih lebar.
Saat ini pengguna telepon kabel tak beranjak dari angka 8,7 juta pelanggan. Menurut Rinaldi, dalam jangka waktu dua tahun terakhir ini pendapatan suara dari telepon kabel terus mengalami penurunan. Telkom mencatat, pada 2007 terjadi penurunan sembilan persen dan pada tahun lalu turun sekitar 13-14 persen.
"Secara trafik suara memang terus terjadi penurunan. Hal ini karena berubahnya gaya hidup masyarakat dari telepon tetap ke layanan bergerak seluler. Namun, meski terjadi pernurunan, telepon tetap masih berkontribusi sebesar 80 persen bagi pendapatan perusahaan yang belum dikonsolidasi," jelasnya.
Besarnya pendapatan tersebut, kata Rinaldi, karena telepon tetap memiliki layanan lain untuk meraup keuntungan, seperti layanan data broadband Speedy dan pembayaran abonemen telepon tetap.
Triple Play
Telkom mengungkap dari 8,7 juta pelanggan yang menggunakan telepon tetap kabel, sekitar 20 persen dari jumlah tersebut dinilai sudah mampu untuk menggunakan IPTV.
Jika Telkom berhasil menjalankan IPTV, maka konsep triple play berhasil dijalankan untuk telepon tetap kabel karena jasa suara, data, dan gambar disalurkan bersamaan melalui satu jaringan.
"Untuk mengembangkan jasa triple play dibutuhkan waktu yang lama agar diterima pasar," tandas Rinaldi.
( rou / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

