Berita Utama
-
Senin, 21/05/2012 13:18 WIB
Priscilla Chan, Dokter yang Jadi Nyonya Zuckerberg
-
Senin, 21/05/2012 13:45 WIB
5 Brand yang Sukses 'Jualan' via Instagram
-
Senin, 21/05/2012 15:24 WIB
Wah! Kamera Instagram Bakal Diwujudkan
-
Senin, 21/05/2012 15:47 WIB
5 Brand Raksasa yang Kalah Mahal dari Facebook
-
Senin, 21/05/2012 13:33 WIB
Semoga Facebook Tak Bernasib Seperti Friendster
-
Senin, 21/05/2012 11:27 WIB
Tips Membuat Foto Bokeh
-
Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
-
Senin, 21/05/2012 11:07 WIB
Besok, Samsung Luncurkan Galaxy S III di Indonesia
-
Senin, 21/05/2012 09:47 WIB
Mengintip Pesta Pernikahan Mark Zuckerberg
2009, XL Belanja Jaringan US$ 630 Juta
Jumat, 30/01/2009 19:17 WIB
Hasnul Suhaimi (xl)
Kalimantan Selatan - Operator Excelcomindo Pratama (XL) mengalokasikan sekitar US$ 630 Juta atau 90% dari anggaran belanja 2009 untuk pembangunan infrastruktur jaringan seperti base station, serat optik, microwave, 3G, dan mobile switching.
"Sedangkan sisanya akan kami alokasikan untuk pengembangan teknologi informasi seperti billing system," ungkap Presdir XL, Hasnul Suhaimi, usai meresmikan pemancar BTS di Kelurahan Mentaos, Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2009).
XL tahun ini menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak US$ 700 juta. Sebanyak US$ 250 juta atau sekitar 35% dana capex akan diambil dari kas internal perusahaan, sedangkan sisanya dari pinjaman eksternal.
Hasnul optimistis capex bisa terpenuhi hingga akhir tahun nanti. Menurutnya, hingga paruh pertama 2009, dana yang tersedia akan mencapai US$ 450 juta. Dana itu terdiri atas US$ 250 juta dana internal ditambah US$ 200 juta dana pinjaman dari Export Credit Agency (ECA) Swedia.
"Pinjaman dari ECA akan cair pada triwulan pertama tahun ini," ujarnya. "Dengan demikian, sisa pendanaan capex yang masih harus dipenuhi hingga akhir tahun berkisar US$ 200 juta-US$ 250 juta," lanjut Hasnul tanpa merinci pola pencarian dana yang tersisa.
Sembari mencari pendanaan demi memenuhi capex, XL juga akan melakukan lindung nilai (hedging) dari total utang yang jumlahnya mencapai US$ 1,7 miliar. Sebanyak 50% utang dalam bentuk dolar AS akan dialihkan menjadi dalam bentuk mata uang rupiah.
Hasnul juga menambahkan, perseroan saat ini sedang melakukan tender penjualan 7000 unit menara BTS XL. Namun ia enggan menyebutkan nilai jual menara yang dimaksud.
Sampai saat ini, kata dia, transaksi menara belum rampung menyusul krisis keuangan yang mengakibatkan tiga calon pembeli menunda sementara rencana pembelian.
"Kalau tahun ini terjadi kesepakatan jual-beli maka dana hasil penjualan BTS itu akan digunakan sepenuhnya untuk menutup sisa capex," tandas Hasnul.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Sedangkan sisanya akan kami alokasikan untuk pengembangan teknologi informasi seperti billing system," ungkap Presdir XL, Hasnul Suhaimi, usai meresmikan pemancar BTS di Kelurahan Mentaos, Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2009).
XL tahun ini menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak US$ 700 juta. Sebanyak US$ 250 juta atau sekitar 35% dana capex akan diambil dari kas internal perusahaan, sedangkan sisanya dari pinjaman eksternal.
Hasnul optimistis capex bisa terpenuhi hingga akhir tahun nanti. Menurutnya, hingga paruh pertama 2009, dana yang tersedia akan mencapai US$ 450 juta. Dana itu terdiri atas US$ 250 juta dana internal ditambah US$ 200 juta dana pinjaman dari Export Credit Agency (ECA) Swedia.
"Pinjaman dari ECA akan cair pada triwulan pertama tahun ini," ujarnya. "Dengan demikian, sisa pendanaan capex yang masih harus dipenuhi hingga akhir tahun berkisar US$ 200 juta-US$ 250 juta," lanjut Hasnul tanpa merinci pola pencarian dana yang tersisa.
Sembari mencari pendanaan demi memenuhi capex, XL juga akan melakukan lindung nilai (hedging) dari total utang yang jumlahnya mencapai US$ 1,7 miliar. Sebanyak 50% utang dalam bentuk dolar AS akan dialihkan menjadi dalam bentuk mata uang rupiah.
Hasnul juga menambahkan, perseroan saat ini sedang melakukan tender penjualan 7000 unit menara BTS XL. Namun ia enggan menyebutkan nilai jual menara yang dimaksud.
Sampai saat ini, kata dia, transaksi menara belum rampung menyusul krisis keuangan yang mengakibatkan tiga calon pembeli menunda sementara rencana pembelian.
"Kalau tahun ini terjadi kesepakatan jual-beli maka dana hasil penjualan BTS itu akan digunakan sepenuhnya untuk menutup sisa capex," tandas Hasnul.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
-
Rabu, 16/05/2012 19:45 WIB
Bongkar Pasang Formasi Tiga Raksasa Telekomunikasi
-
Rabu, 16/05/2012 19:18 WIB
Lengser dari Telkomsel, Sarwoto Balik ke Telkom Urus Satelit
-
Rabu, 16/05/2012 18:43 WIB
Alex Sinaga, Dirut Baru Telkomsel
-
Rabu, 16/05/2012 15:21 WIB
Direksi Telkomsel Dirombak?
- Senin, 21/05/2012 09:47 WIB
Mengintip Pesta Pernikahan Mark Zuckerberg
- Senin, 21/05/2012 15:47 WIB
5 Brand Raksasa yang Kalah Mahal dari Facebook
- Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
- Senin, 21/05/2012 10:23 WIB
Fitur Andalan Galaxy S III Dipreteli
- Senin, 21/05/2012 19:22 WIB
Ini Dia Penyebab Facebook Gagal Terbang Tinggi
- Senin, 21/05/2012 13:33 WIB
Semoga Facebook Tak Bernasib Seperti Friendster
- Senin, 21/05/2012 08:37 WIB
Penjahat Seks Incar 1.000 Gadis di Facebook
- Senin, 21/05/2012 11:27 WIB
Klinik Fotografi
Tips Membuat Foto Bokeh
- Senin, 21/05/2012 11:07 WIB
Besok, Samsung Luncurkan Galaxy S III di Indonesia
-
87 Komentar
-
79 Komentar
-
78 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
48 Komentar
-
42 Komentar
-
39 Komentar
Pro Kontra
Index »
iPad Generasi Terbaru Memuaskan?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message





