Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
2009, XL Belanja Jaringan US$ 630 Juta
Jumat, 30/01/2009 19:17 WIB
Hasnul Suhaimi (xl)
Kalimantan Selatan - Operator Excelcomindo Pratama (XL) mengalokasikan sekitar US$ 630 Juta atau 90% dari anggaran belanja 2009 untuk pembangunan infrastruktur jaringan seperti base station, serat optik, microwave, 3G, dan mobile switching.
"Sedangkan sisanya akan kami alokasikan untuk pengembangan teknologi informasi seperti billing system," ungkap Presdir XL, Hasnul Suhaimi, usai meresmikan pemancar BTS di Kelurahan Mentaos, Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2009).
XL tahun ini menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak US$ 700 juta. Sebanyak US$ 250 juta atau sekitar 35% dana capex akan diambil dari kas internal perusahaan, sedangkan sisanya dari pinjaman eksternal.
Hasnul optimistis capex bisa terpenuhi hingga akhir tahun nanti. Menurutnya, hingga paruh pertama 2009, dana yang tersedia akan mencapai US$ 450 juta. Dana itu terdiri atas US$ 250 juta dana internal ditambah US$ 200 juta dana pinjaman dari Export Credit Agency (ECA) Swedia.
"Pinjaman dari ECA akan cair pada triwulan pertama tahun ini," ujarnya. "Dengan demikian, sisa pendanaan capex yang masih harus dipenuhi hingga akhir tahun berkisar US$ 200 juta-US$ 250 juta," lanjut Hasnul tanpa merinci pola pencarian dana yang tersisa.
Sembari mencari pendanaan demi memenuhi capex, XL juga akan melakukan lindung nilai (hedging) dari total utang yang jumlahnya mencapai US$ 1,7 miliar. Sebanyak 50% utang dalam bentuk dolar AS akan dialihkan menjadi dalam bentuk mata uang rupiah.
Hasnul juga menambahkan, perseroan saat ini sedang melakukan tender penjualan 7000 unit menara BTS XL. Namun ia enggan menyebutkan nilai jual menara yang dimaksud.
Sampai saat ini, kata dia, transaksi menara belum rampung menyusul krisis keuangan yang mengakibatkan tiga calon pembeli menunda sementara rencana pembelian.
"Kalau tahun ini terjadi kesepakatan jual-beli maka dana hasil penjualan BTS itu akan digunakan sepenuhnya untuk menutup sisa capex," tandas Hasnul.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
"Sedangkan sisanya akan kami alokasikan untuk pengembangan teknologi informasi seperti billing system," ungkap Presdir XL, Hasnul Suhaimi, usai meresmikan pemancar BTS di Kelurahan Mentaos, Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (30/1/2009).
XL tahun ini menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak US$ 700 juta. Sebanyak US$ 250 juta atau sekitar 35% dana capex akan diambil dari kas internal perusahaan, sedangkan sisanya dari pinjaman eksternal.
Hasnul optimistis capex bisa terpenuhi hingga akhir tahun nanti. Menurutnya, hingga paruh pertama 2009, dana yang tersedia akan mencapai US$ 450 juta. Dana itu terdiri atas US$ 250 juta dana internal ditambah US$ 200 juta dana pinjaman dari Export Credit Agency (ECA) Swedia.
"Pinjaman dari ECA akan cair pada triwulan pertama tahun ini," ujarnya. "Dengan demikian, sisa pendanaan capex yang masih harus dipenuhi hingga akhir tahun berkisar US$ 200 juta-US$ 250 juta," lanjut Hasnul tanpa merinci pola pencarian dana yang tersisa.
Sembari mencari pendanaan demi memenuhi capex, XL juga akan melakukan lindung nilai (hedging) dari total utang yang jumlahnya mencapai US$ 1,7 miliar. Sebanyak 50% utang dalam bentuk dolar AS akan dialihkan menjadi dalam bentuk mata uang rupiah.
Hasnul juga menambahkan, perseroan saat ini sedang melakukan tender penjualan 7000 unit menara BTS XL. Namun ia enggan menyebutkan nilai jual menara yang dimaksud.
Sampai saat ini, kata dia, transaksi menara belum rampung menyusul krisis keuangan yang mengakibatkan tiga calon pembeli menunda sementara rencana pembelian.
"Kalau tahun ini terjadi kesepakatan jual-beli maka dana hasil penjualan BTS itu akan digunakan sepenuhnya untuk menutup sisa capex," tandas Hasnul.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

