detikinet

Peluncuran Windows 7 Bagai Sinetron

Ardhi Suryadhi - detikinet
Kamis, 29/01/2009 15:37 WIB

Screenshot Windows 7 (microsoft)

Jakarta - Peluncuran sistem operasi Windows 7 dari Microsoft bagaikan kebiasaan produksi sinetron di Indonesia. Maksudnya, peluncuran Windows 7 kejar tayang.

Lukman Susetio, Windows Client Product Manager PT Microsoft Indonesia menjelaskan ihwal Windows 7 kepada detikINET di sela media gathering Microsoft di Bandung, 28-29 Januari 2009. Menurut Lukman, Microsoft memiliki kebijakan software assurance tiga tahun untuk sejumlah produknya.

Maksudnya, lanjut Lukman, ketika suatu produk diluncurkan maka produk penerusnya harus dibuat dalam kurun waktu tiga tahun berikutnya. Hal itu pula yang berlaku bagi Windows 7 yang memiliki tenggat waktu tiga tahun setelah Vista.

"Jadi kita semacam memiliki kontrak dengan para pelanggan untuk memberikan produk baru dalam tiga tahun berikutnya," tukasnya.

Kalau dibandingkan, kehadiran Windows 7 memang jauh lebih cepat ketimbang sistem operasi Windows Vista. Vista butuh sekitar tujuh tahun untuk diluncurkan setelah kemunculan Windows XP.

Vista pertama kali dilempar ke pelanggan korporat pada 2006, sedangkan untuk pelanggan retail pada 2007. "Dengan demikian, Windows 7 bakal hadir sekitar akhir 2009 untuk korporat dan awal 2010 untuk retail," tandas Lukman.

Sayangnya, harga Windows 7 belum bisa diungkap ke publik. Namun Lukman memastikan bahwa harga Windows 7 tidak akan lebih mahal dari Vista
( ash / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%