Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
HP RDX
Era Baru Pengamanan Data Tahan Banting bagi UKM
Jumat, 23/01/2009 09:56 WIB

HP StorageWorks RDX (hp)
Jakarta - Data merupakan aset bisnis tak ternilai perusahaan. Ketersediaan informasi ini akan menjadi petunjuk bagi pimpinan perusahaan untuk menjalankan strategi bisnisnya ataupun bagaimana mengelola para pelanggan.
Sehingga tak berlebihan rasanya jika keamanan dari 'aset tak ternilai' ini perlu juga menjadi prioritas di setiap perusahaan, termasuk bagi usaha kecil dan menengah (UKM).
Untuk itu dibutuhkan suatu sistem pengamanan data yang optimal dan efisien yang dapat menyokong kinerja perusahaan dan lonjakan data yang dimiliki.
Artinya, meski dibutuhkan sejumlah uang untuk mendapatkan produk ini, namun biaya yang dikeluarkan tersebut bakal menjadi suatu investasi yang bermanfaat jika melihat kinerja yang dihasilkan.
Inilah yang coba ditawarkan Hewlett-Packard. Yakni dengan memberikan sebuah era baru pengamanan data yang bisa menjawab kebutuhan, lebih efisien, tahan lama tapi tanpa melupakan kecepatan dan keamanan bagi usaha mikro, menengah dan pengguna perseorangan.
Produk yang ditawarkan tersebut adalah HP StorageWorks RDX. Astri R Dharmawan, StorageWorks Director HP Indonesia memastikan bahwa produk ini lebih dari sekadar produk pengamanan data.
Dengan dibalut casing dan disk yang kokoh, membuat RDX menjadi alat penyimpanan data yang tahan banting. Tak perlu takut jika pengguna lalai dan menjatuhkannya, data dijamin aman serta tahan dari gangguan cuaca.
HP juga menambahkan sebuah software yang dapat melakukan auto backup, sehingga data terbaru dapat diamankan secara otomatis. Ketika RDX disambungkan ke komputer, maka ia langsung bekerja dan menyiapkan proses backup data. Pengguna pun bisa mengatur waktu kapan RDX melakukan backup otomatis.
Kemampuan 'membaca' dari alat ini terbilang kencang. Dengan kecepatan 60MB/detik atau setara dengan 108GB per jam, user dapat merestorasi file-file penting dengan kecepatan waktu yang signifikan.
RDX sendiri terdiri dari dua komponen, yakni docking unit atau casing dan katrid yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data.
Docking station alat ini fleksibel dan bisa di-upgrade ke kapasitas katrid yang lebih besar. Docking station RDX mampu melakukan load dan unload katrid hingga lebih dari 10.000 kali, sedangkan dengan katrid RDX individual mampu melakukan load dan unload katrid hingga 5.000 kali.
Harga Terbayar Investasi
Diakui Astri, harga yang ditawarkan produk HP ini memang berbeda dengan sistem back-up lain yang ada di pasaran. Harga RDX berada di atas hardisk eksternal namun tetap di bawah tape disk.
Dengan banderol mulai dari US$ 360 hingga US$ 600, harga RDX memang sedikit berbeda dengan produk back up data lain di pasaran seperti hardisk external. Namun produk ini tentu tak bisa dibandingkan begitu saja, sebab ada sejumlah fitur di RDX yang tak dimiliki hardisk eksternal pada umumnya, sehingga benefit yang didapatkan jelas berbeda.
"RDX adalah removable disk backup. Tape biasa bukan, tapi eksternal hardisk juga bukan. Di tengah kedua segmen inilah RDX bermain, ada ceruk pasar yang kosong disitu," ujar Astri kepada detikINET.
Harga boleh berbeda dengan hardisk eksternal, namun bentuk relatif mirip karena sama-sama menggunakan disk berukuran 2,5 inch sehingga mudah dibawa dan memiliki pilihan kapasitas 160GB, 320GB dan 500GB.
Menurut Subiakto Priosoedarsono, Presiden Direktur & CEO Hotline Advertising, yang telah menjajal produk ini, menggunakan RDX seperti membuka file biasa. Apalagi efisensi waktu tak hanya dibutuhkan ketika melakukan back-up, tetapi juga pada saat restore data.
"Terdapat beberapa solusi yang tersedia di pasar untuk proses backup itu sendiri. Tetapi pada umumnya, kelebihan-kelebihan yang ditawarkan masih memiliki ketimpangan," tuturnya.
Ketimpangan yang dimaksud adalah lamanya waktu yang digunakan untuk menjalankan proses backup pada perangkat berharga murah, biaya yang membengkak pada perangkat yang menawarkan proses backup cepat, serta proses backup yang rumit pada perangkat yang menggunakan portable storage.
"Dalam hal ini, HP RDX mampu menjawab ketimpangan yang terjadi," pungkas Subiakto.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sehingga tak berlebihan rasanya jika keamanan dari 'aset tak ternilai' ini perlu juga menjadi prioritas di setiap perusahaan, termasuk bagi usaha kecil dan menengah (UKM).
Untuk itu dibutuhkan suatu sistem pengamanan data yang optimal dan efisien yang dapat menyokong kinerja perusahaan dan lonjakan data yang dimiliki.
Artinya, meski dibutuhkan sejumlah uang untuk mendapatkan produk ini, namun biaya yang dikeluarkan tersebut bakal menjadi suatu investasi yang bermanfaat jika melihat kinerja yang dihasilkan.
Inilah yang coba ditawarkan Hewlett-Packard. Yakni dengan memberikan sebuah era baru pengamanan data yang bisa menjawab kebutuhan, lebih efisien, tahan lama tapi tanpa melupakan kecepatan dan keamanan bagi usaha mikro, menengah dan pengguna perseorangan.
Produk yang ditawarkan tersebut adalah HP StorageWorks RDX. Astri R Dharmawan, StorageWorks Director HP Indonesia memastikan bahwa produk ini lebih dari sekadar produk pengamanan data.
Dengan dibalut casing dan disk yang kokoh, membuat RDX menjadi alat penyimpanan data yang tahan banting. Tak perlu takut jika pengguna lalai dan menjatuhkannya, data dijamin aman serta tahan dari gangguan cuaca.
HP juga menambahkan sebuah software yang dapat melakukan auto backup, sehingga data terbaru dapat diamankan secara otomatis. Ketika RDX disambungkan ke komputer, maka ia langsung bekerja dan menyiapkan proses backup data. Pengguna pun bisa mengatur waktu kapan RDX melakukan backup otomatis.
Kemampuan 'membaca' dari alat ini terbilang kencang. Dengan kecepatan 60MB/detik atau setara dengan 108GB per jam, user dapat merestorasi file-file penting dengan kecepatan waktu yang signifikan.
RDX sendiri terdiri dari dua komponen, yakni docking unit atau casing dan katrid yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data.
Docking station alat ini fleksibel dan bisa di-upgrade ke kapasitas katrid yang lebih besar. Docking station RDX mampu melakukan load dan unload katrid hingga lebih dari 10.000 kali, sedangkan dengan katrid RDX individual mampu melakukan load dan unload katrid hingga 5.000 kali.
Harga Terbayar Investasi
Diakui Astri, harga yang ditawarkan produk HP ini memang berbeda dengan sistem back-up lain yang ada di pasaran. Harga RDX berada di atas hardisk eksternal namun tetap di bawah tape disk.
Dengan banderol mulai dari US$ 360 hingga US$ 600, harga RDX memang sedikit berbeda dengan produk back up data lain di pasaran seperti hardisk external. Namun produk ini tentu tak bisa dibandingkan begitu saja, sebab ada sejumlah fitur di RDX yang tak dimiliki hardisk eksternal pada umumnya, sehingga benefit yang didapatkan jelas berbeda.
"RDX adalah removable disk backup. Tape biasa bukan, tapi eksternal hardisk juga bukan. Di tengah kedua segmen inilah RDX bermain, ada ceruk pasar yang kosong disitu," ujar Astri kepada detikINET.
Harga boleh berbeda dengan hardisk eksternal, namun bentuk relatif mirip karena sama-sama menggunakan disk berukuran 2,5 inch sehingga mudah dibawa dan memiliki pilihan kapasitas 160GB, 320GB dan 500GB.
Menurut Subiakto Priosoedarsono, Presiden Direktur & CEO Hotline Advertising, yang telah menjajal produk ini, menggunakan RDX seperti membuka file biasa. Apalagi efisensi waktu tak hanya dibutuhkan ketika melakukan back-up, tetapi juga pada saat restore data.
"Terdapat beberapa solusi yang tersedia di pasar untuk proses backup itu sendiri. Tetapi pada umumnya, kelebihan-kelebihan yang ditawarkan masih memiliki ketimpangan," tuturnya.
Ketimpangan yang dimaksud adalah lamanya waktu yang digunakan untuk menjalankan proses backup pada perangkat berharga murah, biaya yang membengkak pada perangkat yang menawarkan proses backup cepat, serta proses backup yang rumit pada perangkat yang menggunakan portable storage.
"Dalam hal ini, HP RDX mampu menjawab ketimpangan yang terjadi," pungkas Subiakto.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

