http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kongres Amerika Tampil di YouTube

shanti dwi jayanti - detikinet
Kamis, 15/01/2009 07:34 WIB
http://us.images.detik.com/content/2009/01/15/398/kongresAS-youtube285.jpg Screenshot Chanel Kongres AS di Youtube
Jakarta - Seakan tak mau kalah dengan Barack Obama dalam hal teknologi, anggota kongres Amerika Serikat pun ikut terjun di dunia online dengan merangkul YouTube.

Dikutip detikINET dari Cnet, Kamis (15/1/2009), program ini sendiri diawali dengan dirilisnya 2 chanel khusus bagi para anggota kongres ini, yakni Senate Hub dan House Hub. Dari kedua chanel tersebut penampilan para wakil rakyat AS ini dapat disaksikan di situs berbagi video tersebut.

Pengunjung bisa melihat agenda sehari-hari para senator dan tokoh kongres melalui video yang ditampilkan. Mulai dari pidato, jejak pendapat, komentar dan aktivitas lainnya.

Chanel khusus itu juga memuat peta dari seluruh negara bagian negeri Paman Sam itu. Dimana ketika diklik akan muncul anggota kongres yang menempati wilayah tersebut, selanjutnya pengunjung bisa melihat video yang diperankan sang wakil rakyat.

Di era teknologi yang kian berkembang ini, situs jejaring sosial kerap dimanfaatkan untuk menggandeng massa. Sementara bagi YouTube sendiri, hal itu tidak jadi soal.

Malah mereka berharap akan lebih banyak lagi para pejabat yang terpicu untuk membuat halaman pribadi mereka sendiri di YouTube. Namun jangan hanya sebagai sarana mempromosikan diri, namun juga benar-benar digunakan sebagai forum untuk berinteraksi dengan warganya.


(sdj/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Sponsored Link


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Nokia Android bakal Menggigit?

Nokia resmi memperkenalkan tiga seri Nokia X yang sudah mengusung sistem operasi Android. Mampukah tiga ponsel kelas menengah itu menggaet perhatian pasar?
Pro
55%
Kontra
45%


Must Read close