Hal inilah yang tengah melanda pegawai sebuah klinik kesehatan. Akibat ceroboh, USB yang berisikan data kesehatan 6.360 narapidana di penjara Preston, Inggris, tersebut lenyap.
Investigasi menyeluruh pun dilakukan. Pegawai yang bersalah ditahan sementara untuk dimintai keterangan sekaligus untuk mempertanggungjawabkan kecerobohannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
USB yang hilang pada 30 Desember lalu itu mengandung informasi tentang penyakit-penyakit ringan yang diderita oleh para narapidana, seperti diabetes, asma, kesehatan mental, termasuk juga kesehatan seksual.
Namun untungnya, informasi tersebut tidak detail. Selain riwayat kesehatan, terdapat pula informasi tentang keluarga, usia, lokasi sel, nomor napi serta jadwal mereka pergi ke klinik.
"Kami menangani kasus ini dengan serius, dan kami meminta maaf atas segala hal yang terjadi yang disebabkan kejadian tersebut. Tidak seharusnya hal ini terjadi," tutur juru bicara dari klinik pelaku, dikutip detikINET dari Telegraph, Rabu (14/1/2009).
(sha/ash)