Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Vietnam Galakkan Software Open Source

Vietnam Galakkan Software Open Source


- detikInet

Vietnam - Penggunaan software open source tengah didengungkan di Indonesia meski tampaknya, baru sebagian instansi pemerintahan yang menggunakannya. Saat ini pemerintah Vietnam juga tengah menggalakkan program tersebut.

Beberapa aplikasi open source akan diboyong ke instansi-instansi pemerintahan di Vietnam. Ini juga sebagai salah satu upaya pemerintah Vietnam untuk mengurangi penggunaan software bajakan.

Dikutip detikINET dari PCWorld, Minggu (11/1/2009), Menteri Komunikasi dan
Informasi telah menginstruksikan agar beberapa aplikasi seperti OpenOffice.org, Firefox, Thunderbird dan UniKey Vietnamese di-instal di kantor-kantor pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedikitnya separuh dari karyawan pemerintahan sudah harus bisa mengoperasikan program tersebut paling lambat bulan Juni. Hingga akhir 2009, diharapkan 70 persen instansi-instansi pemerintah menginstall software itu, dan 40 persen karyawan sudah mahir menggunakannya. Ditargetkan hingga akhir 2010 nanti, semua karyawan sudah dilatih memakainya.

Tak berhenti sampai di situ, penjual PC diminta tidak menginstal sofware bajakan untuk komputer yang digunakan di instansi pemerintahan. Hal ini dilakukan untuk menekan penggunaan software bajakan.

Sejak beberapa tahun terakhir Vietnam memang serius menggalakkan penggunaan software open source. Di tahun 2004, Vietnam membuat rencana empat tahun untuk kampanye pelatihan open source di universitas-universitas dan kantor-kantor pemerintahan .

Perusahaan outsourcing pengembang software Vietnam, VietSoft merupakan anggota Asianux, yakni konsorsium untuk mengembangkan Linux yang terdiri atas Red Flag China, Haansoft Korea Selatan dan Miracle Linux Jepang.
(faw/fyk)






Hide Ads