Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
AS Waspadai Serangan Cyber
Kamis, 08/01/2009 11:50 WIB

Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Serangan cyber dapat dengan sekejap menghantam suatu negara, tak terkecuali bagi negara adidaya Amerika Serikat. FBI pun turun tangan dan mengeluarkan peringatannya.
Shawn Henry, asisten direktur divisi cybercrime FBI dalam sebuah konferensi pers di New York mengungkapkan, serangan komputer bisa menjadi ancaman terbesar bagi keamanan nasional. Bahkan kekhawatiran terhadap serangan cyber berada di bawah ancaman bom nuklir dan senjata berat.
Para pakar di AS pun telah memperingatkan soal kemungkinan adanya 'cybergeddon'. Yaitu kondisi dimana segala sarana infrastruktur yang terhubung atau dijalankan dengan komputer diserang oleh penjahat cyber.
Michael Balboni, sekretaris deputi keamanan publik negara bagian New York, mendeskripsikan peringatan tersebut sebagai suatu ancaman yang sangat besar di luar sana. Terlebih bagi lembaga keuangan macam bank, fasilitas pengairan dan lain sebagainya.
Serangan cyber yang tergolong besar juga telah terjadi beberapa waktu lalu. Yaitu ketika cracker Rusia menyerang jaringan internet Estonia dan Georgia. Sementara yang belum lama ini juga terjadi adalah aksi cracker simpatisan Palestina yang menyerang ratusan situs milik Israel.
Dan meski gerilya serangan cyber ini belum meluluhlantahkan jaringan internet di AS. Namun negeri Paman Sam ini terus waspada guna menghadang laju penjahat cyber yang kian merajalela.
Apalagi, AS kerap menjadi pelampiasan amarah para militan garis keras. Kelompok ini pun sudah mahir dalam mengoptimalkan internet untuk merekrut anggota dan menyebarkan seruan pesan mereka ke seluruh penjuru dunia.
Evan Kohlam dari Global Terror Alert yang berada di Washinton mengatakan, situs milik para militan ini sebenarnya dapat dengan mudah dihancurkan. "Tapi dengan begitu mudah pula mereka akan muncul kembali keesokan harinya di dunia maya," ujarnya seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (8/1/2009).
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Shawn Henry, asisten direktur divisi cybercrime FBI dalam sebuah konferensi pers di New York mengungkapkan, serangan komputer bisa menjadi ancaman terbesar bagi keamanan nasional. Bahkan kekhawatiran terhadap serangan cyber berada di bawah ancaman bom nuklir dan senjata berat.
Para pakar di AS pun telah memperingatkan soal kemungkinan adanya 'cybergeddon'. Yaitu kondisi dimana segala sarana infrastruktur yang terhubung atau dijalankan dengan komputer diserang oleh penjahat cyber.
Michael Balboni, sekretaris deputi keamanan publik negara bagian New York, mendeskripsikan peringatan tersebut sebagai suatu ancaman yang sangat besar di luar sana. Terlebih bagi lembaga keuangan macam bank, fasilitas pengairan dan lain sebagainya.
Serangan cyber yang tergolong besar juga telah terjadi beberapa waktu lalu. Yaitu ketika cracker Rusia menyerang jaringan internet Estonia dan Georgia. Sementara yang belum lama ini juga terjadi adalah aksi cracker simpatisan Palestina yang menyerang ratusan situs milik Israel.
Dan meski gerilya serangan cyber ini belum meluluhlantahkan jaringan internet di AS. Namun negeri Paman Sam ini terus waspada guna menghadang laju penjahat cyber yang kian merajalela.
Apalagi, AS kerap menjadi pelampiasan amarah para militan garis keras. Kelompok ini pun sudah mahir dalam mengoptimalkan internet untuk merekrut anggota dan menyebarkan seruan pesan mereka ke seluruh penjuru dunia.
Evan Kohlam dari Global Terror Alert yang berada di Washinton mengatakan, situs milik para militan ini sebenarnya dapat dengan mudah dihancurkan. "Tapi dengan begitu mudah pula mereka akan muncul kembali keesokan harinya di dunia maya," ujarnya seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (8/1/2009).
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

