detikinet

'Sender Keep All 'Dipertahankan untuk Skema Tarif SMS

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Jumat, 02/01/2009 07:42 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Meski sender keep all (SKA) -- skema tarif yang selama ini diterapkan untuk pengiriman pesan singkat (SMS) -- acap kali dinilai merugikan operator, namun pemerintah bersikeras untuk mempertahankannya.

"SKA tetap dipertahankan, cuma perilakunya saja yang diperbaiki," demikian Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar, ketika ditemui detikINET dan sejumlah media di gedung Depkominfo, Jakarta.

Dalam skema SKA, operator penerima SMS tidak mendapatkan apapun kecuali trafik dari pengirim pesan. Semua pendapatan diraup oleh operator pengirim pesan.

Nah, metode seperti ini yang kemudian kerap dijadikan ajang promosi operator untuk SMS gratis ke operator lain (SMS off-net) tanpa memperhatikan kapasitas jaringan yang dibebani.

Buntut dari program semacam ini, alhasil pemerintah beserta regulator mengirimkan surat edaran kepada semua operator agar menghentikan seluruh aktivitas pemasaran yang menggunakan gimmick SMS gratis ke lain operator.

"Segala bentuk promosi SMS nol rupiah ke operator lain saya tegaskan dilarang mulai saat ini," tukas Basuki.

Meski jelas-jelas dari satu sisi skema SKA kerap merugikan, namun pemerintah tak mau beralih menggunakan skema SMS berbasis interkoneksi.

"Meski keduanya diuntungkan, namun jelas akan ada banyak penambahan biaya yang kemudian membuat tarif SMS bukannya turun, tapi malah bisa naik," tandasnya.



( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%