detikinet

Dicari! Alternatif Penomoran Telepon FWA

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 01/01/2009 11:04 WIB

ilustrasi (ist)

Jakarta -
Operator FWA (fixed wireless access) tengah dihinggapi masalah pelik terkait kian terbatasnya blok penomoran untuk layanan telepon tetap. Pemerintah yang tahu persis masalah ini pun coba cari solusi alternatif.

Alternatif pertama yang terlintas di benak Dirjen Postel Depkominfo, Basuki Yusuf Iskandar, ialah dengan cara menghemat sumber daya alokasi penomoran.

"Operator FWA harus lebih efisien dalam meminta alokasi, dari rasio satu bandinglima sebaiknya diturunkan jadi satu banding tiga saja," kata Basuki ketika ditemui detikINETdan sejumlah media di gedung Depkominfo, Jakarta, Rabu (31/12/2008).

Alternatif lain yang juga bisa jadi pilihan ialah dengan cara menambah digit nomor yang telah ada. Meski tak menyalahi aturan ITU selaku otoritas telekomunikasi internasional, namun alternatif ini dinilai sangat berisiko mengganggu kinerja jaringan layanan pelanggan.

"ITU membolehkan digit telepon tetap ditambah hingga 15 angka. Tapi denganmenambah nomor, artinya operator harus mengubah sistem dengan konsekuensi memberatkan pelanggan," tukasnya.

Meski dirjen mengaku blok nomor yang tersedia masih cukup, namun ia tak memungkiri kalau sumber daya tersebut akan segera menipis. Wacana tentang blokpenomoran berbayar pun kemudian diangkat lagi.

"Mungkin sudah saatnya nomor yang diminta operator jadi tidak gratis lagi dan dikenakan biaya untuk PNBP [pendapatan negara bukan pajak]. Sebab, kalau gratis seperti tidak ada nilainya saja. Ini bisa kita lihat dari tingkat churn rate yang mencapai 30 persen," keluh Basuki.

Ia pun tak mau jika operator incumbent seperti Telkom akhirnya disalahkan akibat
menipisnya blok penomoran telepon tetap yang tersedia. Meski sejatinya, operator FWA yang ingin mendapatkan nomor harus menunggu ' nomor sisaan' dari Telkom.

"Incumbent tidak bisa begitu saja disalahkan. Mereka berbuat demikian karena dapat amanah untuk membangun ke semua daerah," dirjen menandaskan.

( rou / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%