Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
Spotlight 2008
Netbook, Laptop Mini dengan Potensi Bisnis Raksasa
Rabu, 31/12/2008 13:46 WIB

Asus Eee PC (Ist.)
Jakarta - Industri PC di 2008 melahirkan sebuah segmen bisnis yang menjanjikan, yakni netbook. Geliat bisnis produk ini tak sekecil bentuknya. Produsen PC berlomba meluncurkan produk baru, pasar pun tak berhenti menyerbu.
Netbook sekilas memang tampak seperti komputer jinjing pada umumnya, hanya bentuknya saja yang berukuran lebih kecil. Namun jangan kira, potensi bisnis netbook bernasib sama seperti ukurannya yang mini.
Laptop mini ini memang sudah diperkenalkan di akhir 2007, tapi justru di tahun berikutnya menjadi momentum kebangkitan industri netbook. Terbukti, ketika pertama kali netbook menyapa pasar PC Indonesia awal 2008, konsumen sampai harus mengantre dan berdesak-desakan hanya untuk membelinya.
Hal ini merupakan fenomena yang luar biasa, dan banyak yang menilai baru pertama kali terjadi dimana konsumen harus rela mengantre panjang hanya untuk membeli PC.
Asus menjadi produsen PC pertama yang menikmati indahnya pesona netbook di awal-awal kemunculannya. Pantas saja hal itu terjadi, sebab belum banyak produsen PC yang melirik netbook sebagai sebuah potensi bisnis saat itu. Namun dengan bermodal nekat dan gebrakannya, Asus berhasil menyihir konsumen Indonesia.
Hasilnya, sekitar 300 unit barang dagangan Asus Eee PC laris manis bak kacang goreng. Sementara bagi konsumen yang sudah datang mengantre namun tak kebagian, harus antre booking (indeent).
Industri Tersadar
Kesuksesan Asus ini sontak menyulut asa bagi produsen PC lainnya. Selanjutnya bisa ditebak, mereka seakan berduyun-duyun ikut memproduksi laptop mini ini. Sebut saja Hewlett-Packard, Zyrex, Axioo, MSI, Dell, Lenovo, Toshiba hingga Acer mulai bergantian meluncurkan netbook.
Netbook pun terus berevolusi, saat pertama kali hadir hanya memiliki kapasitas penyimpanan terbatas tak sampai 20 GB, tapi kini gudang penyimpanan netbook sudah berhasil menyamai 'kakaknya' -- notebook -- dengan kapasitas hingga diatas 100 GB.
Namun netbook yang berkapasitas besar tersebut tak lagi menggunakan Solid-State Disk (SSD), tapi sudah beralih ke hardisk. Salah seorang bos produsen PC pernah mengatakan kepada detikINET bahwa kebijakan untuk mengganti SSD dengan hardisk lantaran harga SSD yang lebih mahal.
Soal harga, rata-rata netbook yang dijual di tanah air hampir semuanya sama. Berkisar di angka Rp 4 - Rp 6 jutaan, tergantung dari merek, spesifikasi di dalamnya serta kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Selain itu, penentuan sistem operasi yang dipakai di perangkat tersebut juga memegang peranan. Cukup banyak vendor PC yang menawarkan netbook dengan ditautkan OS Open Source. Alhasil, harga yang dibanderol lebih murah ketimbang netbook yang diikat dengan software proprietary.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Netbook sekilas memang tampak seperti komputer jinjing pada umumnya, hanya bentuknya saja yang berukuran lebih kecil. Namun jangan kira, potensi bisnis netbook bernasib sama seperti ukurannya yang mini.
Laptop mini ini memang sudah diperkenalkan di akhir 2007, tapi justru di tahun berikutnya menjadi momentum kebangkitan industri netbook. Terbukti, ketika pertama kali netbook menyapa pasar PC Indonesia awal 2008, konsumen sampai harus mengantre dan berdesak-desakan hanya untuk membelinya.
Hal ini merupakan fenomena yang luar biasa, dan banyak yang menilai baru pertama kali terjadi dimana konsumen harus rela mengantre panjang hanya untuk membeli PC.
Asus menjadi produsen PC pertama yang menikmati indahnya pesona netbook di awal-awal kemunculannya. Pantas saja hal itu terjadi, sebab belum banyak produsen PC yang melirik netbook sebagai sebuah potensi bisnis saat itu. Namun dengan bermodal nekat dan gebrakannya, Asus berhasil menyihir konsumen Indonesia.
Hasilnya, sekitar 300 unit barang dagangan Asus Eee PC laris manis bak kacang goreng. Sementara bagi konsumen yang sudah datang mengantre namun tak kebagian, harus antre booking (indeent).
Industri Tersadar
Kesuksesan Asus ini sontak menyulut asa bagi produsen PC lainnya. Selanjutnya bisa ditebak, mereka seakan berduyun-duyun ikut memproduksi laptop mini ini. Sebut saja Hewlett-Packard, Zyrex, Axioo, MSI, Dell, Lenovo, Toshiba hingga Acer mulai bergantian meluncurkan netbook.
Netbook pun terus berevolusi, saat pertama kali hadir hanya memiliki kapasitas penyimpanan terbatas tak sampai 20 GB, tapi kini gudang penyimpanan netbook sudah berhasil menyamai 'kakaknya' -- notebook -- dengan kapasitas hingga diatas 100 GB.
Namun netbook yang berkapasitas besar tersebut tak lagi menggunakan Solid-State Disk (SSD), tapi sudah beralih ke hardisk. Salah seorang bos produsen PC pernah mengatakan kepada detikINET bahwa kebijakan untuk mengganti SSD dengan hardisk lantaran harga SSD yang lebih mahal.
Soal harga, rata-rata netbook yang dijual di tanah air hampir semuanya sama. Berkisar di angka Rp 4 - Rp 6 jutaan, tergantung dari merek, spesifikasi di dalamnya serta kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Selain itu, penentuan sistem operasi yang dipakai di perangkat tersebut juga memegang peranan. Cukup banyak vendor PC yang menawarkan netbook dengan ditautkan OS Open Source. Alhasil, harga yang dibanderol lebih murah ketimbang netbook yang diikat dengan software proprietary.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
197 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
