Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Spotlight 2008
Pembajakan Turun 1%, Kerugian Naik Jutaan Dolar
Sabtu, 27/12/2008 11:23 WIB
.jpg)
Software Bajakan (Ist.)
Jakarta - Indonesia memang masih belum bisa terbebas dari pembajakan software. Pun demikian, tren penurunan presentase pembajakan terus berlanjut selama beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan perhitungan International Data Corp. yang dilansir tahun 2008 untuk perhitungan 2007 lalu, tingkat pembajakan software di tanah air mencapai 84%, atau turun sebesar 1% dari hasil yang dicatat pada 2006.
Indonesia pun boleh berbangga karena telah keluar dari sepuluh besar negara dengan tingkat pembajakan tertinggi, dengan menempati posisi ke-12. Padahal pada 2006, Indonesia bercokol di posisi ke-8.
Namun yang perlu dicermati, ada tiga negara pendatang baru yang pada 2006 lalu tidak disurvei oleh BSA, sedangkan pada 2007 disurvei yaitu Yaman dengan tingkat pembajakan 89%, Libia (88%) dan Irak (85%). Nah, ketiga negara inilah yang turut melorotkan posisi Indonesia dari posisi sepuluh besar.
Selain itu perlu dilihat juga, dengan penurunan tingkat pembajakan yang cuma satu persen ini, kerugian yang diderita justru melonjak. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, hingga jutaan dolar.
Pada tahun 2006 dengan presentase pembajakan 85% kerugian yang ditimbulkan diprediksi mencapai US$ 350 juta. Sementara pada 2007 dengan tingkat pembajakan yang lebih kecil, kerugiannya malah melonjak menjadi US$ 411 juta.
Pasar software di Indonesia yang semakin berkembang ditunjuk menjadi 'kambing hitam' melonjaknya kerugian ini. "Otomatis nilai kerugian juga meningkat karena pertumbuhan software berkembang, baik yang berlisensi maupun yang bajakan," ujar Kepala perwakilan BSA Indonesia Donny A. Sheyoputra.
Takut Razia
Tahun 2008 ini, pihak berwajib juga terlihat kian giat melakukan penindakan pembajakan software. Aksi razia tak melulu terjadi di Jakarta, tetapi juga merambah satuan dibawahnya.
BSA saja dalam 22 bulan terakhir sudah menjadi saksi ahli untuk menangani 113 kasus dari seluruh kesatuan wilayah yang menindak pembajakan software.
Namun tak seluruh perkara tersebut diputus pengadilan. Ada yang berakhir damai ataupun tak cukup barang bukti hingga ada yang prosesnya masih menyangkut di pengadilan atau penyidik.
Razia tentunya cukup menimbulkan efek psikologis tersendiri bagi perusahaan pelanggar. Bahkan tak sedikit pula yang mendadak melegalkan software yang digunakannya, dengan membeli software berlisensi atau hijrah ke Open Source.
Sebab bisa jadi, hal ini malah akan menjadi ladang pemerasan sejumlah oknum. Terlebih bagi pemilik perusahaan yang tidak ingin dipersulit berurusan dengan pengadilan.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berdasarkan perhitungan International Data Corp. yang dilansir tahun 2008 untuk perhitungan 2007 lalu, tingkat pembajakan software di tanah air mencapai 84%, atau turun sebesar 1% dari hasil yang dicatat pada 2006.
Indonesia pun boleh berbangga karena telah keluar dari sepuluh besar negara dengan tingkat pembajakan tertinggi, dengan menempati posisi ke-12. Padahal pada 2006, Indonesia bercokol di posisi ke-8.
Namun yang perlu dicermati, ada tiga negara pendatang baru yang pada 2006 lalu tidak disurvei oleh BSA, sedangkan pada 2007 disurvei yaitu Yaman dengan tingkat pembajakan 89%, Libia (88%) dan Irak (85%). Nah, ketiga negara inilah yang turut melorotkan posisi Indonesia dari posisi sepuluh besar.
Selain itu perlu dilihat juga, dengan penurunan tingkat pembajakan yang cuma satu persen ini, kerugian yang diderita justru melonjak. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, hingga jutaan dolar.
Pada tahun 2006 dengan presentase pembajakan 85% kerugian yang ditimbulkan diprediksi mencapai US$ 350 juta. Sementara pada 2007 dengan tingkat pembajakan yang lebih kecil, kerugiannya malah melonjak menjadi US$ 411 juta.
Pasar software di Indonesia yang semakin berkembang ditunjuk menjadi 'kambing hitam' melonjaknya kerugian ini. "Otomatis nilai kerugian juga meningkat karena pertumbuhan software berkembang, baik yang berlisensi maupun yang bajakan," ujar Kepala perwakilan BSA Indonesia Donny A. Sheyoputra.
Takut Razia
Tahun 2008 ini, pihak berwajib juga terlihat kian giat melakukan penindakan pembajakan software. Aksi razia tak melulu terjadi di Jakarta, tetapi juga merambah satuan dibawahnya.
BSA saja dalam 22 bulan terakhir sudah menjadi saksi ahli untuk menangani 113 kasus dari seluruh kesatuan wilayah yang menindak pembajakan software.
Namun tak seluruh perkara tersebut diputus pengadilan. Ada yang berakhir damai ataupun tak cukup barang bukti hingga ada yang prosesnya masih menyangkut di pengadilan atau penyidik.
Razia tentunya cukup menimbulkan efek psikologis tersendiri bagi perusahaan pelanggar. Bahkan tak sedikit pula yang mendadak melegalkan software yang digunakannya, dengan membeli software berlisensi atau hijrah ke Open Source.
Sebab bisa jadi, hal ini malah akan menjadi ladang pemerasan sejumlah oknum. Terlebih bagi pemilik perusahaan yang tidak ingin dipersulit berurusan dengan pengadilan.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet
-
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang
-
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal
-
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone
-
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:10 WIB
Galaxy Tab Dicekal, Samsung: Klaim Apple Tak Berdasar!
-
Rabu, 16/05/2012 12:06 WIB
Wah! Apple Diizinkan Blokir Galaxy Tab
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Selasa, 22/05/2012 16:33 WIB
Ssstt... Harga Galaxy S II akan Dipangkas
- Senin, 21/05/2012 09:47 WIB
Mengintip Pesta Pernikahan Mark Zuckerberg
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Senin, 21/05/2012 15:47 WIB
5 Brand Raksasa yang Kalah Mahal dari Facebook
- Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
- Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
- Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

