Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
2 Perusahaan Konstruksi Kena Razia Software Bajakan
Rabu, 24/12/2008 17:09 WIB

Konstruksi (sxc.hu)
Jakarta - Razia software bajakan terus digalakkan pihak berwajib. Belum lama ini, giliran dua perusahaan konstruksi yang kena getahnya lantaran menggunakan software Autodesk tidak berlisensi.
Mereka adalah PT K dan PT W, keduanya perusahaan jasa konstruksi dan arsitektur di bilangan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. PT K ditindak karena menggunaan software bajakan AutoCad pada 11 Desember 2008, sedangkan PT W digerebek pada 24 September 2008.
AutoCad sendiri adalah software aplikasi desain untuk rancang bangun konstruksi, bangunan serta media dan entertainment yang hak ciptanya dimiliki oleh Autodesk.
"Penanganan kasus pembajakan software milik Autodesk oleh PT K maupun PT W pada saat ini masih dalam tahap penyidikan (pemeriksaan saksi-saksi)," jelas Benhard P. Sibarani, selaku kuasa hukum Autodesk dari kantor advokat Soemadipradja & Taher dalam konferensi pers yang berlangsung di Warung Daun, Pakubuwono, Jakarta, Rabu (24/12/2008).
Autodesk memang menjadi salah satu vendor software yang paling laku dibajak di Indonesia. Bahkan, jika dilihat dari rata-rata perusahaan yang dirazia, 70 persen software Autodesk yang digunakan tidak berlisensi. "Sementara yang berlisensi paling hanya 30 persen," lanjut Benhard.
Autodesk, dilanjutkan Benhard, pun akan terus melakukan inisiatif untuk menyelamatkan bisnisnya dengan memantau pengguna software Autodesk bajakan di segmen korporat. "Namun untuk 2009 nanti, kita juga akan iringi dengan penyuluhan selain penegakkan hukum," tukasnya.
Para perusahaan yang kerap menggunakan software Autodesk, dikatakan Benhard, adalah perusahaan konstruksi, desain interior hingga animasi. "Mereka yang ditindak beralasan sulit menemukan software Autodesk yang asli, tapi padahal tidak seperti itu," imbuhnya.
Para perusahaan tersebut, lanjutnya, masih melihat software asli sebagai cost center. Padahal, jika mereka menyadari software berlisensi adalah sebuah aset. "Apalagi jika melihat proyek mereka, misalkan membangun gedung, yang sampai miliaran," tukas Benhard.
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Mereka adalah PT K dan PT W, keduanya perusahaan jasa konstruksi dan arsitektur di bilangan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. PT K ditindak karena menggunaan software bajakan AutoCad pada 11 Desember 2008, sedangkan PT W digerebek pada 24 September 2008.
AutoCad sendiri adalah software aplikasi desain untuk rancang bangun konstruksi, bangunan serta media dan entertainment yang hak ciptanya dimiliki oleh Autodesk.
"Penanganan kasus pembajakan software milik Autodesk oleh PT K maupun PT W pada saat ini masih dalam tahap penyidikan (pemeriksaan saksi-saksi)," jelas Benhard P. Sibarani, selaku kuasa hukum Autodesk dari kantor advokat Soemadipradja & Taher dalam konferensi pers yang berlangsung di Warung Daun, Pakubuwono, Jakarta, Rabu (24/12/2008).
Autodesk memang menjadi salah satu vendor software yang paling laku dibajak di Indonesia. Bahkan, jika dilihat dari rata-rata perusahaan yang dirazia, 70 persen software Autodesk yang digunakan tidak berlisensi. "Sementara yang berlisensi paling hanya 30 persen," lanjut Benhard.
Autodesk, dilanjutkan Benhard, pun akan terus melakukan inisiatif untuk menyelamatkan bisnisnya dengan memantau pengguna software Autodesk bajakan di segmen korporat. "Namun untuk 2009 nanti, kita juga akan iringi dengan penyuluhan selain penegakkan hukum," tukasnya.
Para perusahaan yang kerap menggunakan software Autodesk, dikatakan Benhard, adalah perusahaan konstruksi, desain interior hingga animasi. "Mereka yang ditindak beralasan sulit menemukan software Autodesk yang asli, tapi padahal tidak seperti itu," imbuhnya.
Para perusahaan tersebut, lanjutnya, masih melihat software asli sebagai cost center. Padahal, jika mereka menyadari software berlisensi adalah sebuah aset. "Apalagi jika melihat proyek mereka, misalkan membangun gedung, yang sampai miliaran," tukas Benhard.
( ash / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet
-
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang
-
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal
-
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone
-
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:10 WIB
Galaxy Tab Dicekal, Samsung: Klaim Apple Tak Berdasar!
-
Rabu, 16/05/2012 12:06 WIB
Wah! Apple Diizinkan Blokir Galaxy Tab
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Selasa, 22/05/2012 16:33 WIB
Ssstt... Harga Galaxy S II akan Dipangkas
- Senin, 21/05/2012 09:47 WIB
Mengintip Pesta Pernikahan Mark Zuckerberg
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Senin, 21/05/2012 15:47 WIB
5 Brand Raksasa yang Kalah Mahal dari Facebook
- Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
- Senin, 21/05/2012 12:14 WIB
Ini Dia Pengguna Pertama Galaxy S III di Indonesia
- Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

