detikinet

25 Juta Ponsel Terancam Dimatikan di India

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Senin, 22/12/2008 12:31 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Mewaspadai kemungkinan ponsel dimanfaatkan oleh pihak teroris, pemerintah India bersikap waspada. Sekitar 25 juta ponsel di India yang tidak memiliki nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity) alias sederet kode khusus yang unik pada ponsel terancam dimatikan

Departemen Telekomunikasi India (DoT) pun telah memberi instruksi kepada para operator telekomunikasi untuk memutuskan hubungan dengan semua handset yang tidak memiliki nomor IMEI mulai tanggal 6 Januari 2009.

"DoT berusaha memblokir semua panggilan dari ponsel yang tidak memiliki nomor IMEI atau dari nomor-nomor yang di-blacklist. Nomor-nomor ini menambah padat jaringan. Ada begitu banyak nomor kombinasi IMEI palsu yang sulit diblokir," ujar salah seorang pejabat senior perusahaan telekomunikasi yang tidak disebutkan identitasnya.

Ramai diberitakan di media lokal bahwa saat ini ada begitu banyak handset selundupan atau yang dituding berasal dari China yang tidak memiliki nomor IMEI.

India merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan pengguna seluler yang cepat. Hingga bulan September lalu, seperti dikutip detikINET dari Cellular News, Senin (22/12/2008), ada sekitar 315 juta pelanggan seluler yang terdaftar di negara ini.
( faw / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%