detikinet

'Aturan SMS Pemilu Jangan Over Regulated'

Ardhi Suryadhi - detikinet
Selasa, 16/12/2008 15:48 WIB

Ilustrasi (Ist.)

Jakarta - Sejumlah harapan mengiringi kehadiran aturan penggunaan layanan telekomunikasi untuk keperluan pemilu yang bakal disahkan pemerintah. Satu point penting dari aturan ini, pemerintah diminta jangan over regulated.

Demikian harapan yang diungkapkan Ketua Indonesia Mobile & Online Content Association (IMOCA) A. Haryawirasma ketika ditemui detikINET di sela peresmian MIKTI di Blitz Megaplex Jakarta, Selasa (16/12/2008).

Menurut pria yang biasa dipanggil Rasmo ini, diperbolehkannya layanan telekomunikasi untuk digunakan dalam pemilu ditujukan untuk mempermudah partai dalam mencari massa pendukungnya, sementara dari sisi pebisnis adalah mencari uang.

Pun demikian, bukan berarti penyedia konten (CP) bakal 'melenggang kangkung' melanggar etika-etika yang ditetapkan. "Kami hanya ingin dikasih kesempatan untuk menggarap bisnis ini, namun juga dengan sopan," ujarnya.

Namun bagi para pengguna ponsel yang merupakan simpatisan partai, Rasmo meyakini, biasanya tak keberatan jika dikirimi SMS broadcast dari partai yang didukungnya tersebut. Benarkah?
( ash / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%