detikinet

Dinilai Bantu Teroris, Google Earth Terancam Dilarang

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 11/12/2008 08:34 WIB

Google Earth (ist.)

Mumbai - Serangan brutal teroris di Mumbai, India, baru-baru ini ditengarai terjadi berkat bantuan teknologi, termasuk dengan layanan peta online Google Earth. Gerah dengan hal tersebut, seorang pengacara di India pun menggugat Google Earth agar dilarang di negeri itu.

Dilansir Times Online dan dikutip detikINET, Kamis (11/12/2008), pengacara bernama Amit Karkhanis itu beralasan, para teroris yang melek teknologi senang memanfaatkan Google Earth untuk merencanakan serangan.

Ia mendaftarkan gugatan hukum tersebut di Mumbai High Court dengan tuduhan Google Earth menolong teroris karena menyediakan gambar target secara jelas. Jikalaupun tak dilarang, Karkhanis menyarankan agar Google Earth tidak menayangkan obyek vital yang ada di India.

Berbagai fasilitas krusial India memang nampak jelas di Google Earth sehingga dikhawatirkan memicu teroris untuk menghantamnya dan menimbulkan akibat fatal. Misalnya saja fasilitas nuklir Bhabha Atomic Research Centre (BARC) di wilayah Mumbai, yang nampang dengan jelas di Google Earth.

Beberapa kasus sudah menunjukkan teroris pernah memanfaatkan Google Earth untuk meyelidiki target serangan. Tahun lalu misalnya, basis militer Inggris di Irak pernah diserang oleh teroris yang menggunakan Google Earth dalam melihat detail bangunan di sana.

Sharing info soal aplikasi online? Gabung di detikINET Forum.


( fyk / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%