Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
WOSOC 2008
Membumilah, Open Source!
Rabu, 03/12/2008 10:36 WIB

Ilustrasi (ist.)
Kuta, Bali - Open source seharusnya identik dengan gotong royong dan kebersamaan. Open source bukan cuma milik sebagian orang, terlebih kaum teknis. Ayo, membumilah, open source!
Berbicara mengenai open source bisa jadi sangat membosankan karena melulu bicara soal teknis. Namun kalau dikemas dengan baik, open source bisa jadi pembahasan yang menarik.
Sayangnya, ini belum saya dapati saat mengikuti ajang Workshop on Open Source and Open Content (WOSOC) 2008. Konferensi TI skala internasional ini, setidaknya bagi saya, tak ubahnya seperti ikut mata kuliah teknis yang membuat mahasiswanya ingin cepat-cepat mendengar lonceng tanda pelajaran usai.
Mungkin tak bisa disalahkan juga kalau ajang yang digelar di Kuta, Bali, sejak 30 November hingga 3 Desember 2008 ini, jadi semacam perkuliahan. Sebab, hampir lebih dari 40 persen peserta--120 akademisi dan peneliti TI dari 25 negara--yang ikut di konferensi ini tengah mengambil gelar S3.
"Model (perkuliahan) seperti ini memang permintaan IEEE selaku penggagas acara," kata I Made Wiryana, salah satu pembicara di acara workshop open source.
IEEE atau Institute of Electrical and Electronics Engineers sendiri merupakan organisasi profesi non-profit yang terdiri dari banyak ahli di bidang teknik yang mempromosikan pengembangan standardisasi dan teknologi-teknologi baru dalam semua aspek industri dan rekayasa (engineering), yang mencakup telekomunikasi, jaringan komputer, kelistrikan, aerospace, dan elektronika.
Organisasi ini memiliki lebih dari 300.000 anggota individual yang tersebar dalam lebih dari 150 negara. Aktivitasnya mencakup beberapa panitia pembuat standar, publikasi terhadap standar-standar teknik, serta mengadakan konferensi.
Ajang workshop open source ini sejatinya hanya sebagai conjuntion atau turunan dari acara utama, the 4th IEEE International Conference on Signal Image Technology and Internet Based Systems (SITIS).
Namun demikian, meskipun konferensi TI kelas dunia ini sangat kaku, tetap tak bisa juga dipungkiri bahwa materinya sangat bagus untuk perkembangan industri open source lokal. Terlebih, para pembicara yang memaparkan memang orang yang telah sukses mengimplementasikan produk open source mereka di negaranya masing-masing.
Lagi-lagi sayang, acara sebagus ini juga tak didukung penuh oleh pemerintah. Saya bilang tak mendukung penuh karena cuma ada logonya saja yang mewakili, bukan orangnya. Padahal, kalau pemerintah mau, mereka bisa belajar dari contoh sukses open source di negara lain tanpa perlu susah-susah ke luar negeri.
Ibaratnya, kalau kata Adhari Cahya Mahendra dari Sun Microsystems Indonesia, belajar dengan guru bisa hemat 40 tahun. Ini sudah enak banget karena ahlinya open source yang datang ke sini, eh, malah pemerintahnya yang malas datang. Padahal masih di negara sendiri.
"Harusnya pemerintah, akademisi, industri, dan LSM, duduk bareng di sini. Sayang sekali," lirih Harry Kaligis, General Manager PT Sun Microsystems Indonesia, menimpali.
Harry juga tak setuju kalau pemaparan soal open source disampaikan terlalu teknis dengan bahasa yang tidak membumi. Jadi kurang menarik karena open source serasa hanya milik sebagian orang saja.
Liputan detikINET di ajang SITIS 2008 terselenggara dengan kerjasama dari Universitas Gunadarma.
( rou / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berbicara mengenai open source bisa jadi sangat membosankan karena melulu bicara soal teknis. Namun kalau dikemas dengan baik, open source bisa jadi pembahasan yang menarik.
Sayangnya, ini belum saya dapati saat mengikuti ajang Workshop on Open Source and Open Content (WOSOC) 2008. Konferensi TI skala internasional ini, setidaknya bagi saya, tak ubahnya seperti ikut mata kuliah teknis yang membuat mahasiswanya ingin cepat-cepat mendengar lonceng tanda pelajaran usai.
Mungkin tak bisa disalahkan juga kalau ajang yang digelar di Kuta, Bali, sejak 30 November hingga 3 Desember 2008 ini, jadi semacam perkuliahan. Sebab, hampir lebih dari 40 persen peserta--120 akademisi dan peneliti TI dari 25 negara--yang ikut di konferensi ini tengah mengambil gelar S3.
"Model (perkuliahan) seperti ini memang permintaan IEEE selaku penggagas acara," kata I Made Wiryana, salah satu pembicara di acara workshop open source.
IEEE atau Institute of Electrical and Electronics Engineers sendiri merupakan organisasi profesi non-profit yang terdiri dari banyak ahli di bidang teknik yang mempromosikan pengembangan standardisasi dan teknologi-teknologi baru dalam semua aspek industri dan rekayasa (engineering), yang mencakup telekomunikasi, jaringan komputer, kelistrikan, aerospace, dan elektronika.
Organisasi ini memiliki lebih dari 300.000 anggota individual yang tersebar dalam lebih dari 150 negara. Aktivitasnya mencakup beberapa panitia pembuat standar, publikasi terhadap standar-standar teknik, serta mengadakan konferensi.
Ajang workshop open source ini sejatinya hanya sebagai conjuntion atau turunan dari acara utama, the 4th IEEE International Conference on Signal Image Technology and Internet Based Systems (SITIS).
Namun demikian, meskipun konferensi TI kelas dunia ini sangat kaku, tetap tak bisa juga dipungkiri bahwa materinya sangat bagus untuk perkembangan industri open source lokal. Terlebih, para pembicara yang memaparkan memang orang yang telah sukses mengimplementasikan produk open source mereka di negaranya masing-masing.
Lagi-lagi sayang, acara sebagus ini juga tak didukung penuh oleh pemerintah. Saya bilang tak mendukung penuh karena cuma ada logonya saja yang mewakili, bukan orangnya. Padahal, kalau pemerintah mau, mereka bisa belajar dari contoh sukses open source di negara lain tanpa perlu susah-susah ke luar negeri.
Ibaratnya, kalau kata Adhari Cahya Mahendra dari Sun Microsystems Indonesia, belajar dengan guru bisa hemat 40 tahun. Ini sudah enak banget karena ahlinya open source yang datang ke sini, eh, malah pemerintahnya yang malas datang. Padahal masih di negara sendiri.
"Harusnya pemerintah, akademisi, industri, dan LSM, duduk bareng di sini. Sayang sekali," lirih Harry Kaligis, General Manager PT Sun Microsystems Indonesia, menimpali.
Harry juga tak setuju kalau pemaparan soal open source disampaikan terlalu teknis dengan bahasa yang tidak membumi. Jadi kurang menarik karena open source serasa hanya milik sebagian orang saja.
Liputan detikINET di ajang SITIS 2008 terselenggara dengan kerjasama dari Universitas Gunadarma.
( rou / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
213 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


