detikinet

Dinilai Menyesatkan, Iklan iPhone Dicekal

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 27/11/2008 17:12 WIB

iPhone (Apple)

London - Sebuah iklan ponsel Apple iPhone dilarang tayang di wilayah Inggris Raya karena dinilai bisa menyesatkan para konsumen.

Badan periklanan Inggris, Advertising Standard Authority (ASA) menegaskan bahwa iklan iPhone tersebut bisa menyesatkan calon pembeli soal seberapa cepat iPhone 3G dalam mengakses internet.

Dikutip detikINET dari InformationWeek, Kamis (27/11/2008), iklan itu menunjukkan seseorang memakai iPhone untuk berselancar di dunia maya, men-download file, dan melihat Google Maps dengan amat cepat.

Dinyatakan dalam iklan ini bahwa iPhone membantu pengguna mengakses berita dan men-download dengan sangat cepat. Akan tetapi menurut ASA, pernyataan tersebut tidak tepat karena akses internet via iPhone sebenarnya tidak secepat itu.

Sebelum dilarang tayang, Apple berusaha menjelaskan bahwa iklan itu maksudnya untuk menjelaskan bahwa iPhone 3G lebih cepat ketimbang generasi iPhone sebelumnya. Namun ASA tak bergeming karena menilai tak ada konten di iklan yang secara eksplisit menjelaskan maksud itu.

Bukan kali ini saja ASA meminta Apple menghentikan tayangan iklannya di Inggris. Bulan Agustus lalu, sebuah iklan iPhone 3G juga dicekal karena mengklaim ponsel pintar itu bisa menjelajahi segala sudut dunia maya.

Berbagi cerita soal iPhone? Gabung di detikINET Forum!
( fyk / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%