detikinet

Pentagon Larang Penggunaan Flash Disk

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Senin, 24/11/2008 10:50 WIB

flash disk (ist)

Washington - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) melarang flash disk dan piranti removable lainnya berlalu lalang di wilayah Pentagon. Apa pasal?

Larangan penggunaan flash disk ini terkait dengan ditemukannya virus yang mengancam jaringan Departemen Pertahanan AS.

Dikutip detikINET dari Softpedia, Senin (24/11/2008), sebuah varian worm SillyFDC ditemukan di jaringan Departemen Pertahanan AS. Worm ini dapat menyebar melalui piranti USB dan media penyimpanan seperti CD, DVD dan sebagainya.

Sekali piranti yang terinfeksi terhubung ke komputer, worm akan dengan sigap menginfeksi sistem operasi, dan menggandakan dirinya ke piranti lain. Tak hanya itu, worm tersebut juga sanggup mengunduh malware lain dari internet ke sistem yang terinfeksi.

Departemen Pertahanan AS menanggapi serius ancaman worm ini, sehingga mereka melarang penggunaan flash disk serta piranti removable lainnya di kawasan Pentagon. Namun, kemungkinan larangan ini hanya bersifat sementara.

"Beberapa media penyimpanan yang terhubung ke komputer harus dicek untuk memastikan terbebas dari virus atau malware lain. Hendaknya user tidak mengaktifkan autorun pada Windows, sehingga piranti removable tidak otomatis beroperasi saat terhubung dengan PC," saran Graham Cluley, konsultan teknologi senior di Sophos.
( faw / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%