Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:43 WIB
Serba 5 di Ultah ke-5 Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
Tarik Ulur Spin Off Telepon Tetap Indosat
Kamis, 20/11/2008 16:53 WIB

Gedung Indosat (dbu/inet)
Jakarta - Pemerintah RI dan Qatar Telecom (Qtel) bak sedang tarik ulur tentang wacana pemisahan entitas bisnis (spin off) telepon tetap (pontap) punya Indosat.
Di satu sisi, pemerintah bersikeras agar Indosat melepas divisi pontapnya terlebih dulu jika Qtel tetap ingin menambah kepemilikannya hingga 65% dari 40,8% saham yang telah dimilikinya saat ini di Indosat.
"Kalau Qtel maunya 65%, harus pisah entitas bisnis. Kalau tidak mau, ya maksimal cuma bisa 49%," tegas Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar di sela acara Indonesia Hijau, di Kantor Pusat PT Indosat, Jakarta, Kamis (20/11/2008).
Basuki tetap teguh berpatokan pada Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Daftar Negatif Investasi di sektor telekomunikasi. Perpres tersebut mengatur: investasi asing di seluler maksimal 65%, sedangkan untuk pontap 49%. Berhubung Indosat memiliki keduanya, maka pemerintah berpatokan pada persentase yang paling rendah.
Qtel sendiri diberi waktu selama dua tahun untuk melakukan pemisahan entitas antara bisnis seluler dan pontap Indosat.
Dirut Indosat Johnny Swandi menolak untuk menanggapi hal tersebut. Ia tak berani berkomentar karena menurutnya pemisahan entitas bisnis Indosat masih berupa wacana pemerintah.
"Silakan tanya saja kepada Qtel. Kami di Indosat tak mau berandai-andai dengan wacana spin off ini. Kami sudah mengirim surat kepada pemerintah namun belum mendapatkan jawaban resmi," ujarnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Di satu sisi, pemerintah bersikeras agar Indosat melepas divisi pontapnya terlebih dulu jika Qtel tetap ingin menambah kepemilikannya hingga 65% dari 40,8% saham yang telah dimilikinya saat ini di Indosat.
"Kalau Qtel maunya 65%, harus pisah entitas bisnis. Kalau tidak mau, ya maksimal cuma bisa 49%," tegas Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar di sela acara Indonesia Hijau, di Kantor Pusat PT Indosat, Jakarta, Kamis (20/11/2008).
Basuki tetap teguh berpatokan pada Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Daftar Negatif Investasi di sektor telekomunikasi. Perpres tersebut mengatur: investasi asing di seluler maksimal 65%, sedangkan untuk pontap 49%. Berhubung Indosat memiliki keduanya, maka pemerintah berpatokan pada persentase yang paling rendah.
Qtel sendiri diberi waktu selama dua tahun untuk melakukan pemisahan entitas antara bisnis seluler dan pontap Indosat.
Dirut Indosat Johnny Swandi menolak untuk menanggapi hal tersebut. Ia tak berani berkomentar karena menurutnya pemisahan entitas bisnis Indosat masih berupa wacana pemerintah.
"Silakan tanya saja kepada Qtel. Kami di Indosat tak mau berandai-andai dengan wacana spin off ini. Kami sudah mengirim surat kepada pemerintah namun belum mendapatkan jawaban resmi," ujarnya.
( rou / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
- Jumat, 25/05/2012 14:16 WIB
Fujifilm Stop Pengapalan Film APS
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
195 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
62 Komentar
-
62 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
