detikinet

Belum Berdarah-darah, Operator Belum Saatnya Merger

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 20/11/2008 07:04 WIB

Dirjen Postel (inet)

Jakarta - Tingkat persaingan industri telekomunikasi dinilai masih wajar. Sehingga belum perlu terjadi merger antar operator.

Demikian pandangan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar. "Saya rasa persaingan baru sekadar ketat saja, belum sampai taraf berdarah-darah. Belum ada yang mengibarkan bendera putih, itu artinya operator masih untung," kata dia.

"Jadi saya rasa, operator belum saatnya merger karena masih banyak area yang belum terlayani," lanjutnya ketika ditemui di sela Indonesia Berprestasi Award yang diselenggarakan XL di Hotel Kempinski Indonesia, Jakarta, Rabu (19/11/2008).

Pernyataan Basuki itu mengomentari isu merger antara Bakrie Telecom dan Mobile-8 Telecom yang kembali berhembus saat beauty contest tender Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) tengah digelar.

Menurutnya, kedua operator itu harus bersaing membuka kode akses SLJJ di 50 kota, dimana sedikitnya 15 kota harus dibangun di kawasan Indonesia timur. "Di bawah itu, gugur. Nilai pembangunan di timur bobotnya lebih tinggi," tandas Basuki.


( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%