Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Pembajakan Software Diprediksi Turun
Selasa, 11/11/2008 14:32 WIB

Penjual software bajakan (Inet)
Jakarta - Indonesia dianggap masih menjadi salah satu negara dengan tingkat pembajakan software yang tinggi di dunia. Namun untuk tahun ini, Indonesia dipercaya masih bisa memegang tren penurunan persentase pembajakan.
Menurut prediksi perwakilan Business Software Alliance Indonesia Donny A. Sheyoputra, persentase software yang dibajak di tanah air pada tahun ini akan mengalami penurunan.
Kendati demikian, lanjutnya, secara nominal kerugian atau potensi pendapatan yang hilang kemungkinan justru malah meningkat.
Donny mencontohkan kondisi tahun lalu, yang mana persentase penggunaan produk piranti lunak bajakan turun 1% dari tahun 2006 menjadi 84%. Sementara nilai kerugiannya justru meningkat menjadi US$ 411 juta, sementara tahun 2006 nilai kerugiannya 'hanya' US$ 350 juta.
"Kondisi tersebut bisa terjadi lantaran kondisi pasar atau kue industri piranti lunak semakin besar saat volume pembajakan turun. Karena kue (pasar)-nya semakin besar, akibatnya potensi kerugiannya juga makin besar pula," jelasnya dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (11/11/2008).
Kondisi seperti ini terjadi di pasar Amerika Serikat yang volume pembajakannya hanya 20%. Tapi kerugiannya paling besar dibandingkan negara-negara lain di dunia, imbuh Donny.
BSA sendiri memandang pembajakan itu dalam beberapa model. Pertama, corporate end user piracy atau pembajakan yang dilakukan oleh pengguna akhir perusahaan. Kedua, retail piracy alias pembajakan oleh pedagang secara eceran. Ketiga, hard disk loading piracy yaitu toko komputer yang mengisi produk komputernya dengan piranti lunak bajakan.
"Concern BSA adalah corporate end user piracy karena kerugian yang ditimbulkan bagi industri piranti lunak besar sekali. Sedangkan pembajakan kategori kedua lebih disukai pihak kepolisian, dan yang ketiga biasanya menjadi concern perusahaan-perusahaan vendor anggota BSA," Donny menandaskan.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Menurut prediksi perwakilan Business Software Alliance Indonesia Donny A. Sheyoputra, persentase software yang dibajak di tanah air pada tahun ini akan mengalami penurunan.
Kendati demikian, lanjutnya, secara nominal kerugian atau potensi pendapatan yang hilang kemungkinan justru malah meningkat.
Donny mencontohkan kondisi tahun lalu, yang mana persentase penggunaan produk piranti lunak bajakan turun 1% dari tahun 2006 menjadi 84%. Sementara nilai kerugiannya justru meningkat menjadi US$ 411 juta, sementara tahun 2006 nilai kerugiannya 'hanya' US$ 350 juta.
"Kondisi tersebut bisa terjadi lantaran kondisi pasar atau kue industri piranti lunak semakin besar saat volume pembajakan turun. Karena kue (pasar)-nya semakin besar, akibatnya potensi kerugiannya juga makin besar pula," jelasnya dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (11/11/2008).
Kondisi seperti ini terjadi di pasar Amerika Serikat yang volume pembajakannya hanya 20%. Tapi kerugiannya paling besar dibandingkan negara-negara lain di dunia, imbuh Donny.
BSA sendiri memandang pembajakan itu dalam beberapa model. Pertama, corporate end user piracy atau pembajakan yang dilakukan oleh pengguna akhir perusahaan. Kedua, retail piracy alias pembajakan oleh pedagang secara eceran. Ketiga, hard disk loading piracy yaitu toko komputer yang mengisi produk komputernya dengan piranti lunak bajakan.
"Concern BSA adalah corporate end user piracy karena kerugian yang ditimbulkan bagi industri piranti lunak besar sekali. Sedangkan pembajakan kategori kedua lebih disukai pihak kepolisian, dan yang ketiga biasanya menjadi concern perusahaan-perusahaan vendor anggota BSA," Donny menandaskan.
( ash / fyk )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet
-
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang
-
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal
-
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone
-
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:10 WIB
Galaxy Tab Dicekal, Samsung: Klaim Apple Tak Berdasar!
-
Rabu, 16/05/2012 12:06 WIB
Wah! Apple Diizinkan Blokir Galaxy Tab
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
