detikinet

Pembajakan Software Diprediksi Turun

Ardhi Suryadhi - detikinet
Selasa, 11/11/2008 14:32 WIB

Penjual software bajakan (Inet)

Jakarta - Indonesia dianggap masih menjadi salah satu negara dengan tingkat pembajakan software yang tinggi di dunia. Namun untuk tahun ini, Indonesia dipercaya masih bisa memegang tren penurunan persentase pembajakan.

Menurut prediksi perwakilan Business Software Alliance Indonesia Donny A. Sheyoputra, persentase software yang dibajak di tanah air pada tahun ini akan mengalami penurunan.

Kendati demikian, lanjutnya, secara nominal kerugian atau potensi pendapatan yang hilang kemungkinan justru malah meningkat.

Donny mencontohkan kondisi tahun lalu, yang mana persentase penggunaan produk piranti lunak bajakan turun 1% dari tahun 2006 menjadi 84%. Sementara nilai kerugiannya justru meningkat menjadi US$ 411 juta, sementara tahun 2006 nilai kerugiannya 'hanya' US$ 350 juta.

"Kondisi tersebut bisa terjadi lantaran kondisi pasar atau kue industri piranti lunak semakin besar saat volume pembajakan turun. Karena kue (pasar)-nya semakin besar, akibatnya potensi kerugiannya juga makin besar pula," jelasnya dari keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (11/11/2008).

Kondisi seperti ini terjadi di pasar Amerika Serikat yang volume pembajakannya hanya 20%. Tapi kerugiannya paling besar dibandingkan negara-negara lain di dunia, imbuh Donny.

BSA sendiri memandang pembajakan itu dalam beberapa model. Pertama, corporate end user piracy atau pembajakan yang dilakukan oleh pengguna akhir perusahaan. Kedua, retail piracy alias pembajakan oleh pedagang secara eceran. Ketiga, hard disk loading piracy yaitu toko komputer yang mengisi produk komputernya dengan piranti lunak bajakan.

"Concern BSA adalah corporate end user piracy karena kerugian yang ditimbulkan bagi industri piranti lunak besar sekali. Sedangkan pembajakan kategori kedua lebih disukai pihak kepolisian, dan yang ketiga biasanya menjadi concern perusahaan-perusahaan vendor anggota BSA," Donny menandaskan.
( ash / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%