Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Google Batalkan Kerjasama dengan Yahoo
Kamis, 06/11/2008 12:15 WIB

Kantor Yahoo (coolcaesar/wikipedia)
Jakarta - Tak mau pusing dengan urusan di pengadilan, Google akhirnya membatalkan rencana kerjasama dengan Yahoo dalam bisnis iklan di hasil pencarian. Kedua pihak diliputi kekecewaan.
Pernyataan mundur itu terungkap dalam pernyataan di blog resmi Google yang ditulis oleh David Drummond, Chief Legal Officer Google. Drummond menuliskan bahwa memaksakan kerjasama itu membawa risiko perang legal berkepanjangan dan rusaknya hubungan dengan rekanan mereka.
"Kami jelas kecewa perjanjian ini tak jadi. Tapi kami tak mau membiarkan kemungkinan perang legal berkepanjangan menjauhkan kami dari misi utama. Itu sama saja mengendarai mobil di jalan raya inovasi tapi rem tangannya terpasang," tulis Drummond seperti dikutip detikINET, dari blog resmi Google, Kamis (6/11/2008).
Sebelumnya, Google dan Yahoo sudah melakukan perubahan pada kerjasama tersebut. Perubahan yang cukup drastis itu diharapkan bisa memuluskan perizinan dari Departemen Kehakiman.
TechCrunch, blog pengamat teknologi, menyebut faktor Microsoft turut berperan dalam batalnya perjanjian ini. Erick Schonfeld dari TechCrunch menyebut kerjasama Google dan Yahoo dibuat demi menghindari upaya Microsoft membeli Yahoo.
Saat ini, lanjut Erick, Microsoft nampaknya sudah tak lagi berminat pada Yahoo. "Dunianya sekarang berbeda. Microsoft agaknya sudah berlalu. Pasar finansial ambruk. Yahoo harus bisa memperbaiki sendiri masalahnya," tulisnya.
Menanggapi hal ini, Yahoo telah menyatakan kekecewaannya. "Kami kecewa bahwa Google memilih mundur daripada membela perjanjian ini di pengadilan," sebut keterangan pers Yahoo.
Pihak Yahoo mengakui perjanjian dengan Google sedianya akan memberi dana segar untuk operasional Yahoo. Namun dalam rencana jangka panjang Yahoo, perjanjian itu tak banyak berpengaruh.
"Dasar-dasar untuk membangun Yahoo yang lebih kuat, baik dalam hal pencarian beriklan dan algoritma pencariannya sudah dibangun secara terpisah dari perjanjian ini," janji perusahaan yang didirikan oleh Jerry Yang dan David Filo ini.
( wsh / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Pernyataan mundur itu terungkap dalam pernyataan di blog resmi Google yang ditulis oleh David Drummond, Chief Legal Officer Google. Drummond menuliskan bahwa memaksakan kerjasama itu membawa risiko perang legal berkepanjangan dan rusaknya hubungan dengan rekanan mereka.
"Kami jelas kecewa perjanjian ini tak jadi. Tapi kami tak mau membiarkan kemungkinan perang legal berkepanjangan menjauhkan kami dari misi utama. Itu sama saja mengendarai mobil di jalan raya inovasi tapi rem tangannya terpasang," tulis Drummond seperti dikutip detikINET, dari blog resmi Google, Kamis (6/11/2008).
Sebelumnya, Google dan Yahoo sudah melakukan perubahan pada kerjasama tersebut. Perubahan yang cukup drastis itu diharapkan bisa memuluskan perizinan dari Departemen Kehakiman.
TechCrunch, blog pengamat teknologi, menyebut faktor Microsoft turut berperan dalam batalnya perjanjian ini. Erick Schonfeld dari TechCrunch menyebut kerjasama Google dan Yahoo dibuat demi menghindari upaya Microsoft membeli Yahoo.
Saat ini, lanjut Erick, Microsoft nampaknya sudah tak lagi berminat pada Yahoo. "Dunianya sekarang berbeda. Microsoft agaknya sudah berlalu. Pasar finansial ambruk. Yahoo harus bisa memperbaiki sendiri masalahnya," tulisnya.
Menanggapi hal ini, Yahoo telah menyatakan kekecewaannya. "Kami kecewa bahwa Google memilih mundur daripada membela perjanjian ini di pengadilan," sebut keterangan pers Yahoo.
Pihak Yahoo mengakui perjanjian dengan Google sedianya akan memberi dana segar untuk operasional Yahoo. Namun dalam rencana jangka panjang Yahoo, perjanjian itu tak banyak berpengaruh.
"Dasar-dasar untuk membangun Yahoo yang lebih kuat, baik dalam hal pencarian beriklan dan algoritma pencariannya sudah dibangun secara terpisah dari perjanjian ini," janji perusahaan yang didirikan oleh Jerry Yang dan David Filo ini.
( wsh / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Kamis, 24/05/2012 17:29 WIB
Modal Pas-pasan, Tantangan Start Up Lokal
-
Kamis, 24/05/2012 15:11 WIB
Bos Sales BlackBerry Mengundurkan Diri
-
Kamis, 24/05/2012 10:31 WIB
27 Ribu Karyawan HP akan Di-PHK
-
Rabu, 23/05/2012 20:11 WIB
Operator-Vendor Kolaborasi Kembangkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 18:09 WIB
Telkom Kucurkan USD 10 Juta Kembangkan Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 17:08 WIB
Penyelenggara Cloud Wajib Bangun Data Center di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 12:52 WIB
UKM Belum Melek Cloud Computing
-
Rabu, 23/05/2012 10:10 WIB
Motorola Resmi Jadi Milik Google
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
