detikinet

Google Batalkan Kerjasama dengan Yahoo

Wicak Hidayat - detikinet
Kamis, 06/11/2008 12:15 WIB

Kantor Yahoo (coolcaesar/wikipedia)

Jakarta - Tak mau pusing dengan urusan di pengadilan, Google akhirnya membatalkan rencana kerjasama dengan Yahoo dalam bisnis iklan di hasil pencarian. Kedua pihak diliputi kekecewaan.

Pernyataan mundur itu terungkap dalam pernyataan di blog resmi Google yang ditulis oleh David Drummond, Chief Legal Officer Google. Drummond menuliskan bahwa memaksakan kerjasama itu membawa risiko perang legal berkepanjangan dan rusaknya hubungan dengan rekanan mereka.

"Kami jelas kecewa perjanjian ini tak jadi. Tapi kami tak mau membiarkan kemungkinan perang legal berkepanjangan menjauhkan kami dari misi utama. Itu sama saja mengendarai mobil di jalan raya inovasi tapi rem tangannya terpasang," tulis Drummond seperti dikutip detikINET, dari blog resmi Google, Kamis (6/11/2008).

Sebelumnya, Google dan Yahoo sudah melakukan perubahan pada kerjasama tersebut. Perubahan yang cukup drastis itu diharapkan bisa memuluskan perizinan dari Departemen Kehakiman.


TechCrunch, blog pengamat teknologi, menyebut faktor Microsoft turut berperan dalam batalnya perjanjian ini. Erick Schonfeld dari TechCrunch menyebut kerjasama Google dan Yahoo dibuat demi menghindari upaya Microsoft membeli Yahoo.

Saat ini, lanjut Erick, Microsoft nampaknya sudah tak lagi berminat pada Yahoo. "Dunianya sekarang berbeda. Microsoft agaknya sudah berlalu. Pasar finansial ambruk. Yahoo harus bisa memperbaiki sendiri masalahnya," tulisnya.

Menanggapi hal ini, Yahoo telah menyatakan kekecewaannya. "Kami kecewa bahwa Google memilih mundur daripada membela perjanjian ini di pengadilan," sebut keterangan pers Yahoo.

Pihak Yahoo mengakui perjanjian dengan Google sedianya akan memberi dana segar untuk operasional Yahoo. Namun dalam rencana jangka panjang Yahoo, perjanjian itu tak banyak berpengaruh.

"Dasar-dasar untuk membangun Yahoo yang lebih kuat, baik dalam hal pencarian beriklan dan algoritma pencariannya sudah dibangun secara terpisah dari perjanjian ini," janji perusahaan yang didirikan oleh Jerry Yang dan David Filo ini.
( wsh / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%