detikinet

Studi

Kekerasan di Internet Tumbuhkan Perilaku Sadis

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 06/11/2008 11:51 WIB

Ilustrasi (ist)

New York - Kekerasan yang sering muncul di media elektronik sering dihubung-hubungkan dengan perilaku kekerasan di dunia nyata. Hal itu seolah ditegaskan dalam penelitian terbaru di Amerika Serikat dan dipublikasikan di jurnal Pediatrics.

"Penemuan kami menegaskan bukti bahwa kekerasan di dalam media berhubungan dengan perilaku agresif yang serius di kalangan anak muda," kata Dr. Michelle L.Ybarra dari lembaga Internet Solutions for Kids yang melakukan studi tersebut.

Beberapa studi sebelumnya memang juga telah meneliti topik serupa. Bahkan, lembaga American Academy of Pediatrics pernah menyatakan kekerasan di media merupakan faktor utama kekerasan di kalangan muda.

Adapun dalam survei terbaru pada 1558 remaja usia 15 sampai 18 tahun itu, diteliti hubungan antara kekerasan di media dengan kekerasan di dunia nyata seperti menembak seseorang, mencuri ataupun menyerang secara seksual.

Para peneliti pun menyimpulkan, responden yang mengakses situs yang menampilkan perkelahian, penembakan dan pembunuhan lima kali lipat berpotensi terlibat tindak kekerasan di dunia nyata daripada mereka yang tak mengakses situs semacam itu.

Menurut para peneliti, media lainnya seperti televisi, film, musik dan game juga berpengaruh terhadap kekerasan remaja. Namun efek yang ditimbulkan dinyatakan lebih kecil daripada internet. Demikian seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Kamis (6/11/2008).

Sharing cerita soal situs atau blog? Gabung saja di detikiNET Forum!
( fyk / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%