detikinet

Google dan Yahoo Ubah Rencana Kerjasama

Wicak Hidayat - detikinet
Selasa, 04/11/2008 08:35 WIB

ilustrasi (sxc.hu)

Jakarta - Demi mendapatkan persetujuan dari pemerintah Amerika Serikat Google dan Yahoo mengubah syarat perjanjian kerjasama mereka. Perubahan ini diharapkan menjauhkan keduanya dari tudingan monopoli.

Perjanjian seputar bisnis search Google dan Yahoo masih terhambat di Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Agar lancar, kedua perusahaan melakukan beberapa perubahan syarat perjanjian.

Seperti dikutip detikINET dari TechCrunch, Selasa (4/11/2008), kini perjanjian itu meliputi batas 25 persen. Artinya, Google hanya akan bisa mengambil bisnis iklan dari hasil pencarian di Yahoo hingga 25 persen dan bukan seluruhnya.

Perubahan lainnya adalah waktu perjanjian yang menjadi hanya dua tahun. Sebelumnya, perjanjian itu akan berlaku selama sepuluh tahun.

Dengan pembatasan, Yahoo diyakini tak akan tergantung sepenuhnya pada Google dan akan melakukan investasi lain pada bisnis pencarian. Namun nilai bisnis kerjasama ini diyakini tetap akan cukup memberi pendapatan tambahan bagi Yahoo.

Perjanjian awal diperkirakan akan mengalirkan dana hingga USD 800 juta bagi Yahoo. Dengan pembatasan 25 persen, nilai itu diperkirakan hanya akan tercapai separuhnya.

( wsh / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%