Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Antivirus Gadungan Serbu Indonesia
Selasa, 21/10/2008 10:37 WIB

Instalasi AntiSpyware palsu (Vaksincom)
Jakarta - Jika Anda menerima e-mail dari UPS (United Parcel Service), sebaiknya jangan dibuka. Pasalnya, komputer Anda bisa terinfeksi Antivirus Gadungan, yang istilahnya dikenal sebagai Rogue Scanner, Advance Antivirus atau Scamware.
Di dalam e-mail terdapat file lampiran (attachment) dengan nama "UPS_letter.zip", yang di dalamnya berisi sebuah file virus berukuran 42 KB yang memiliki ekstensi ganda yaitu UPS_letter.doc.exe, dan menggunakan icon word.
Jika file attachment tersebut dibuka, otomatis file virus yang terdapat pada attachment akan tereksekusi dan membuat beberapa file virus pada komputer. Virus akan mulai beraksi dengan memberikan sebuah pesan palsu yang menyerupai program Windows, yang seolah-olah memberitahu bahwa di komputer Anda terdapat spyware/virus.
Virus ini lalu akan 'memaksa' Anda untuk mengklik link yang dituju, kemudian akan terdownload file instalasi antispyware palsu secara otomatis, yang secara otomatis pula akan menginstal dirinya. Antispyware palsu ini akan mendownload beberapa file virus berikut file instalasi antispyware.
Selanjutnya virus akan menginstal program antispyware palsu yaitu "XP AntiSpyware 2009". Program ini tidak jauh berbeda seperti halnya program antispyware lain, karena program ini akan terinstal pada C:\Program Files, muncul di Start Menu dan desktop sebagai shortcut, muncul di taskbar dalam bentuk icon dan terdaftar pada Add Remove Program. Bedanya adalah program ini bukan antispyware, melainkan spyware.
Untuk meyakinkan korbannya mendownload lebih banyak spyware lagi, ia akan menjalankan aksinya menampilkan pesan 'seram' bahwa komptuer Anda terinfeksi virus-virus dengan resiko tinggi.
Setelah terinstal, program antispyware palsu akan menjalankan aksinya dengan melakukan scanning palsu dan menampilkan pesan palsu. Setelah selesai menjalankan aksinya, virus akan memberikan report palsu dan meminta Anda untuk melakukan register program antispyware palsu tersebut.
Jika Anda tidak ingin melakukan register, maka program akan menampilkan pesan infeksi virus secara terus menerus, dan virus akan terus menambah atau mendownload file virus.
Kerugian Materi
Jika Anda melakukan register, maka Anda akan dibawa ke sebuah situs yaitu: http://www.xp-antispyware2009.com/buy.html, dimana Anda harus membayar sebesar US$ 49.95 hingga $79.95 secara online dengan menggunakan kartu kredit. Hebatnya situs ini berfungsi dan memiliki sistem untuk mendebet kartu kredit Anda.
Anda dipastikan akan kehilangan uang jika terjebak membeli program antispyware itu. Bukannya mendapatkan produk antispyware, Anda justru membeli spyware. Pun kartu kredit Anda akan di charge besar, tidak sesuai dengan nominal yang tertera pada saat transaksi.
Kartu kredit Anda akan dijadikan sebagai daftar fraud. Jadi, jika Anda pernah bertransaksi membeli antivirus gadungan ini, sebaiknya segera matikan nomor kartu kredit Anda dan ganti dengan nomor baru.
Situs ini juga mampu menipu user dengan menampilkan beberapa data palsu seperti definisi virus terbaru, penghargaan dari beberapa majalah IT dunia, testimonial dari para pengguna program antispyware palsu serta beberapa keuntungan menggunakan program antispyware palsu tersebut.
Virus ini menyebar melalui media Flashdisk ataupun Disket, dengan memanfaatkan system autoplay Windows agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses Flashdisk tersebut. Virus ini juga dapat menyebar melalui e-mail dengan mengirim pesan palsu berisi attachment, dan media chatting seperti IRC.
Menurut Vaksincom dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Selasa (21/10/2008), saat ini ada 304 Antivirus Gadungan yang terdeteksi beredar. Ribuan komputer di Indonesia yang terkoneksi ke internet telah terinfeksi virus ini. Data ini berdasarkan statistik virus Vaksincom didukung data statistik Norman Network Protector (NNP) yang diinstal di beberapa ISP.
Ngobrolin macam-macam virus dan penangkalnya? Gabung di detikINET Forum!
( dwn / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Di dalam e-mail terdapat file lampiran (attachment) dengan nama "UPS_letter.zip", yang di dalamnya berisi sebuah file virus berukuran 42 KB yang memiliki ekstensi ganda yaitu UPS_letter.doc.exe, dan menggunakan icon word.
Jika file attachment tersebut dibuka, otomatis file virus yang terdapat pada attachment akan tereksekusi dan membuat beberapa file virus pada komputer. Virus akan mulai beraksi dengan memberikan sebuah pesan palsu yang menyerupai program Windows, yang seolah-olah memberitahu bahwa di komputer Anda terdapat spyware/virus.
Virus ini lalu akan 'memaksa' Anda untuk mengklik link yang dituju, kemudian akan terdownload file instalasi antispyware palsu secara otomatis, yang secara otomatis pula akan menginstal dirinya. Antispyware palsu ini akan mendownload beberapa file virus berikut file instalasi antispyware.
Selanjutnya virus akan menginstal program antispyware palsu yaitu "XP AntiSpyware 2009". Program ini tidak jauh berbeda seperti halnya program antispyware lain, karena program ini akan terinstal pada C:\Program Files, muncul di Start Menu dan desktop sebagai shortcut, muncul di taskbar dalam bentuk icon dan terdaftar pada Add Remove Program. Bedanya adalah program ini bukan antispyware, melainkan spyware.
Untuk meyakinkan korbannya mendownload lebih banyak spyware lagi, ia akan menjalankan aksinya menampilkan pesan 'seram' bahwa komptuer Anda terinfeksi virus-virus dengan resiko tinggi.
Setelah terinstal, program antispyware palsu akan menjalankan aksinya dengan melakukan scanning palsu dan menampilkan pesan palsu. Setelah selesai menjalankan aksinya, virus akan memberikan report palsu dan meminta Anda untuk melakukan register program antispyware palsu tersebut.
Jika Anda tidak ingin melakukan register, maka program akan menampilkan pesan infeksi virus secara terus menerus, dan virus akan terus menambah atau mendownload file virus.
Kerugian Materi
Jika Anda melakukan register, maka Anda akan dibawa ke sebuah situs yaitu: http://www.xp-antispyware2009.com/buy.html, dimana Anda harus membayar sebesar US$ 49.95 hingga $79.95 secara online dengan menggunakan kartu kredit. Hebatnya situs ini berfungsi dan memiliki sistem untuk mendebet kartu kredit Anda.
Anda dipastikan akan kehilangan uang jika terjebak membeli program antispyware itu. Bukannya mendapatkan produk antispyware, Anda justru membeli spyware. Pun kartu kredit Anda akan di charge besar, tidak sesuai dengan nominal yang tertera pada saat transaksi.
Kartu kredit Anda akan dijadikan sebagai daftar fraud. Jadi, jika Anda pernah bertransaksi membeli antivirus gadungan ini, sebaiknya segera matikan nomor kartu kredit Anda dan ganti dengan nomor baru.
Situs ini juga mampu menipu user dengan menampilkan beberapa data palsu seperti definisi virus terbaru, penghargaan dari beberapa majalah IT dunia, testimonial dari para pengguna program antispyware palsu serta beberapa keuntungan menggunakan program antispyware palsu tersebut.
Virus ini menyebar melalui media Flashdisk ataupun Disket, dengan memanfaatkan system autoplay Windows agar dirinya dapat aktif secara otomatis setiap kali user mengakses Flashdisk tersebut. Virus ini juga dapat menyebar melalui e-mail dengan mengirim pesan palsu berisi attachment, dan media chatting seperti IRC.
Menurut Vaksincom dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Selasa (21/10/2008), saat ini ada 304 Antivirus Gadungan yang terdeteksi beredar. Ribuan komputer di Indonesia yang terkoneksi ke internet telah terinfeksi virus ini. Data ini berdasarkan statistik virus Vaksincom didukung data statistik Norman Network Protector (NNP) yang diinstal di beberapa ISP.
Ngobrolin macam-macam virus dan penangkalnya? Gabung di detikINET Forum!
( dwn / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

