Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Muhaji Finder, Alat Pendeteksi Jamaah Haji Tersesat
Senin, 20/10/2008 15:47 WIB

Demo Muhaji Finder (detiksurabaya)
Malang - Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang menciptakan alat untuk mendeteksi keberadaan jamaah haji Indonesia yang tersesat. Alat yang menghabiskan biaya Rp 6 juta ini diberi nama Muhaji Finder.
Diharapkan dengan penemuan alat ini, kasus hilangnya atau tersesatnya jamaah saat menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah dapat teratasi dengan cepat.
Alat pendeteksi yang menyabet juara umum pada ajang Pekan Karya Ilmiah Mahasiswa Nasional 2008 ke XXI dapat mencari keberadaan orang dengan memanfaatkan sinyal telpon seluler melalui GPS (Global Positioning System).
Dengan hanya memencet tombol aktif, maka posisi jamaah dapat terdeteksi langsung oleh kantor pengawas jamaah haji Indonesia di Mekkah maupun di Jakarta sendiri.
Mekanisme kerja alat menghabiskan biaya sekitar Rp 6 juta ini secara penuh mengandalkan program GPS dari sinyal telpon gengam.
Pesan yang dikirim dari alat ini oleh jamaah haji akan diterima kantor pengawas melalui telpon seluler yang dilengkapi Metro Control dan modul GSM sebagai penerima data pesan singkat.
"Pesan singkat itu kemudian diubah saat diterima pada alat komputer atau laptop di kantor pengawas jamaah haji. Komputer sendiri telah dilengkapi program penerima data pesan singkat telpon seluler atau disebut modul GSM," kata Akhmad Zaini salah satu penemu alat ini pada wartawan di ruang Humas Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang, Senin (20/10/2008).
Rencananya, sebelum dipasarkan, alat ini akan dimodifikasi agar mudah dibawa atau dipakai oleh jamaah haji. "Mungkin jika dipasarkan akan dibuat seperti gelang tangan," imbuh Mahasiswa angkatan Tahun 2008 Teknik Elektro ini.
Sayangnya jelas Akhmad, alat ini nantinya hanya dapat digunakan di ruang terbuka. Karena pemakaian di ruang tertutup akan menganggu pengiriman atau pendeteksi sinyal pada alat.
"Tapi jika melihat semua kegiatan haji berada di ruang terbuka, alat ini bisa maksimal digunakan dengan ketahanan baterai selama 6 jam," ungkap Akhmad.
( bdh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Diharapkan dengan penemuan alat ini, kasus hilangnya atau tersesatnya jamaah saat menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah dapat teratasi dengan cepat.
Alat pendeteksi yang menyabet juara umum pada ajang Pekan Karya Ilmiah Mahasiswa Nasional 2008 ke XXI dapat mencari keberadaan orang dengan memanfaatkan sinyal telpon seluler melalui GPS (Global Positioning System).
Dengan hanya memencet tombol aktif, maka posisi jamaah dapat terdeteksi langsung oleh kantor pengawas jamaah haji Indonesia di Mekkah maupun di Jakarta sendiri.
Mekanisme kerja alat menghabiskan biaya sekitar Rp 6 juta ini secara penuh mengandalkan program GPS dari sinyal telpon gengam.
Pesan yang dikirim dari alat ini oleh jamaah haji akan diterima kantor pengawas melalui telpon seluler yang dilengkapi Metro Control dan modul GSM sebagai penerima data pesan singkat.
"Pesan singkat itu kemudian diubah saat diterima pada alat komputer atau laptop di kantor pengawas jamaah haji. Komputer sendiri telah dilengkapi program penerima data pesan singkat telpon seluler atau disebut modul GSM," kata Akhmad Zaini salah satu penemu alat ini pada wartawan di ruang Humas Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang, Senin (20/10/2008).
Rencananya, sebelum dipasarkan, alat ini akan dimodifikasi agar mudah dibawa atau dipakai oleh jamaah haji. "Mungkin jika dipasarkan akan dibuat seperti gelang tangan," imbuh Mahasiswa angkatan Tahun 2008 Teknik Elektro ini.
Sayangnya jelas Akhmad, alat ini nantinya hanya dapat digunakan di ruang terbuka. Karena pemakaian di ruang tertutup akan menganggu pengiriman atau pendeteksi sinyal pada alat.
"Tapi jika melihat semua kegiatan haji berada di ruang terbuka, alat ini bisa maksimal digunakan dengan ketahanan baterai selama 6 jam," ungkap Akhmad.
( bdh / wsh )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 09:04 WIB
Hebat! Pelajar 15 Tahun Ciptakan Pendeteksi Kanker Pankreas
-
Kamis, 17/05/2012 09:25 WIB
Virus Bisa Jadi Sumber Energi Listrik
-
Selasa, 15/05/2012 19:15 WIB
Brainstat, Aplikasi Buatan Bandung Pencegah Kecelakaan
-
Senin, 14/05/2012 10:26 WIB
Ini Dia Jepretan Pertama Kacamata Futuristik Google
-
Jumat, 11/05/2012 15:59 WIB
Robot 'Bokong Seksi' Bereaksi Saat Disentuh
-
Jumat, 27/04/2012 13:58 WIB
Semua Kamera Smartphone akan Bisa Rekam 3D?
-
Senin, 23/04/2012 12:03 WIB
Ponsel akan Bisa 'Menembus' Tembok
-
Jumat, 20/04/2012 10:09 WIB
Wow! Robot Sipir Korsel Mulai Bertugas di Penjara
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
