Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Kolom Telematika
Kacamata Asing untuk Insiden Diknas
Rabu, 15/10/2008 07:11 WIB

Foto: ilustrasi (diolah/sxc.hu)
Jakarta - Soal privasi di Indonesia mungkin masih dianggap remeh. Buktinya, jutaan data siswa yang diumbar di situs Diknas seakan-akan jadi hal biasa. Bagaimana dengan di Amerika Serikat?
Lain ladang memang lain belalang, pendapat orang Amerika Serikat soal privasi mungkin akan berbeda dengan di Indonesia. Tapi tak ada salahnya membandingkan peraturan yang berlaku di luar negeri dengan insiden yang terjadi di dalam negeri seperti dalam kasus Diknas tersebut.
Di AS terdapat peraturan bernama FERPA (Family Educational Rights and Privacy Act). Aturan itu secara jelas melarang pengumbaran data-data akademis (education records) dari seorang siswa. Tentunya aturan itu dibuat untuk melindungi para siswa.
Nah, data apa saja yang dimaksud sebagai education records? Ternyata bukan hanya data pencapaian akademis. Menurut National Center for Education Statistics yang dikutip detikINET, Rabu (15/10/2008), data itu termasuk informasi keluarga. Bahkan, nama, alamat dan tempat tanggal lahir siswa pun harus dilindungi dengan baik.
Jika kacamata itu yang digunakan, maka Diknas jelas melakukan pelanggaran karena mencantumkan alamat siswa. Untung bagi Diknas, peraturan itu hanya berlaku di negeri koboi.
Terkait insiden Diknas, pertanyaan lain yang patut diajukan adalah apakah orang tua murid mengetahui dan menyetujui data anak-anaknya disediakan untuk di-download siapapun. Jika tak ada izin dari orangtua, berhak kah Diknas menyebarluaskan data itu?
Kekhawatiran yang menyeruak dalam insiden ini adalah, bagaimana jika data yang ada dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan? Seorang yang punya cukup 'niat jahat' bisa saja melihat data tersebut dan menggunakannya untuk 'memburu' siswa di sebuah sekolah. Misalnya, dengan melihat apakah alamat sang anak merupakan wilayah 'elit' sehingga (maaf) orangtuanya sanggup membayar uang tebusan yang lumayan.
Hukum dan kesadaran privasi mungkin belum jadi isu besar di Indonesia. Namun demi perlindungan anak-anak, apakah wajar kita menganggap enteng hal itu?
*)Penulis adalah jurnalis di detikINET. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi dan tidak mencerminkan pendapat institusi tempat penulis bekerja.
( wsh / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Lain ladang memang lain belalang, pendapat orang Amerika Serikat soal privasi mungkin akan berbeda dengan di Indonesia. Tapi tak ada salahnya membandingkan peraturan yang berlaku di luar negeri dengan insiden yang terjadi di dalam negeri seperti dalam kasus Diknas tersebut.
Di AS terdapat peraturan bernama FERPA (Family Educational Rights and Privacy Act). Aturan itu secara jelas melarang pengumbaran data-data akademis (education records) dari seorang siswa. Tentunya aturan itu dibuat untuk melindungi para siswa.
Nah, data apa saja yang dimaksud sebagai education records? Ternyata bukan hanya data pencapaian akademis. Menurut National Center for Education Statistics yang dikutip detikINET, Rabu (15/10/2008), data itu termasuk informasi keluarga. Bahkan, nama, alamat dan tempat tanggal lahir siswa pun harus dilindungi dengan baik.
Jika kacamata itu yang digunakan, maka Diknas jelas melakukan pelanggaran karena mencantumkan alamat siswa. Untung bagi Diknas, peraturan itu hanya berlaku di negeri koboi.
Terkait insiden Diknas, pertanyaan lain yang patut diajukan adalah apakah orang tua murid mengetahui dan menyetujui data anak-anaknya disediakan untuk di-download siapapun. Jika tak ada izin dari orangtua, berhak kah Diknas menyebarluaskan data itu?
Kekhawatiran yang menyeruak dalam insiden ini adalah, bagaimana jika data yang ada dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan? Seorang yang punya cukup 'niat jahat' bisa saja melihat data tersebut dan menggunakannya untuk 'memburu' siswa di sebuah sekolah. Misalnya, dengan melihat apakah alamat sang anak merupakan wilayah 'elit' sehingga (maaf) orangtuanya sanggup membayar uang tebusan yang lumayan.
Hukum dan kesadaran privasi mungkin belum jadi isu besar di Indonesia. Namun demi perlindungan anak-anak, apakah wajar kita menganggap enteng hal itu?
*)Penulis adalah jurnalis di detikINET. Tulisan ini merupakan pendapat pribadi dan tidak mencerminkan pendapat institusi tempat penulis bekerja.
( wsh / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 16:20 WIB
Duh, Gampangnya Beli Ijazah Palsu di Internet
-
Selasa, 22/05/2012 13:25 WIB
Polisi Bongkar Pembuat Ijazah Palsu di www.ijazahaspal.com
-
Senin, 21/05/2012 12:49 WIB
Samsung Rayu Apple dengan Lisensi Silang
-
Minggu, 20/05/2012 11:08 WIB
Langgar Paten Microsoft, Ponsel Motorola Dicekal
-
Kamis, 17/05/2012 17:16 WIB
Kalah dari Apple, HTC Tunda Kapalkan Smartphone
-
Rabu, 16/05/2012 19:15 WIB
Polisi Gerebek Gudang Perakitan BlackBerry Ilegal di Pekanbaru
-
Rabu, 16/05/2012 14:10 WIB
Galaxy Tab Dicekal, Samsung: Klaim Apple Tak Berdasar!
-
Rabu, 16/05/2012 12:06 WIB
Wah! Apple Diizinkan Blokir Galaxy Tab
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
