http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Bermasalah, BlackBerry Bold Urung Dipasarkan

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Senin, 13/10/2008 09:56 WIB
http://us.images.detik.com/content/2008/10/13/319/bbold285.jpg BlackBerry Bold (ist)
Inggris - BlackBerry Bold urung dipasarkan di Inggris gara-gara operator setempat, Orange UK, menemukan masalah (bugs) pada software perangkat ponsel pintar 3G besutan Research in Motion (RIM) tersebut.

Ternyata, permasalahan software yang kemudian bisa berimbas ke jaringan Orange, tak hanya terjadi pada ponsel BlackBerry, namun juga pada sejumlah ponsel Nokia. Demikian dilaporkan Celluler-News yang dikutip detikINET, Senin (13/10/2008).

Usut punya usut, penghentian penjualan BlackBerry Bold oleh Orange tak lain karena tersebarnya rumor di kalangan internal tentang permasalahan software di Bold yang menimpa sejumlah operator seluler. Hal itu terkuak dari memo internal antarkaryawan Orange yang bocor ke situs Mobile Tech Addicts, yang kemudian dilansir Celluler-News.

Memo internal Orange pun turut menyebutkan bahwa pihaknya untuk sementara waktu menangguhkan penjualan BlackBerryBold hingga mendapat pernyataan dari RIM tentang perbaikan bugs software di perangkat tersebut secara luas.

Di Indonesia, BlackBerry Bold juga mulai dipasarkan sejumlah operator 3G dalam jumlah yang masih relatif terbatas. Bold merupakan update terakhir dari perangkat ponsel pintar RIM yang berkempuan lebih baik untuk browsing internet dan gambar yang lebih tajam.


Ngobrolin soal BlackBerry? detikINET Forum tempatnya.
(rou/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Sponsored Link


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Nokia Android bakal Menggigit?

Nokia resmi memperkenalkan tiga seri Nokia X yang sudah mengusung sistem operasi Android. Mampukah tiga ponsel kelas menengah itu menggaet perhatian pasar?
Pro
57%
Kontra
43%


Must Read close