detikinet

Andal Software Terapkan Sistem Sewa Software

Dewi Widya Ningrum - detikinet
Rabu, 24/09/2008 12:46 WIB

Indra Sosrodjojo (ash/inet)

Jakarta - Andal Software tengah bersiap-siap mengembangkan bisnis model baru dalam pendistribusian produknya. Perusahaan pembuat software lokal ini mencoba menjual softwarenya dengan sistem sewa.

"Konsumen tidak perlu lagi membeli Full Product yang investasinya cukup tinggi, tapi dapat menyewa fitur yang diperlukan saja. Setelah selesai masanya atau tidak membutuhkannya lagi, konsumen dapat menghentikan penggunaannya," tutur Indra Sosrojojo, Direktur Andal Software, dalam rilis yang dikutip detikINET, Rabu (24/9/2008).

Model bisnis seperti ini, diyakini Indra akan dapat lebih menguntungkan perusahaan karena pelanggan tidak perlu melakukan investasi yang cukup besar.

Dengan sistem sewa, perusahaan yang awalnya harus memperbarui software setiap tahun, kelak tidak perlu lagi membeli produk upgrade yang hanya memuat sedikit fitur tambahan. Ini akan memudahkan perusahaan, pun dapat menghemat anggaran belanja TI.

Bagi Andal sendiri, sistem sewa dapat memperpanjang layanannya terhadap pelanggan yang berujung pada keberlanjutan bisnisnya. Seperti dipaparkan oleh IDC Joint Reserarch, bisnis model sewa ini dapat menumbuhkan lapangan pekerjaan TI mulai dari developer, distribusi hingga layanan implementasinya.


Ngobrolin soal software? Yuk ke detikINET Forum.
( dwn / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%