Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Tolong, Jangan Gunakan Ponsel Saat Mengemudi
Selasa, 23/09/2008 14:45 WIB

Jakarta - "Demi keselamatan, hindari menggunakan ponsel saat mengemudi kendaraan!" demikian kalimat simpatik dalam spanduk hitam yang direntangkan oleh sejumlah model cantik di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (23/9/2008).
Aksi simpatik ini sengaja digelar oleh para staf Majalah Techlife Indonesia. Menurut Yusuf Mars, pemimpin redaksi majalah itu, aksi tersebut hanya bersifat tuntunan moral agar pengemudi lebih mementingkan keselamatan dibanding menjawab ponselnya.
"Aktivitas mengemudi membutuhkan konsentrasi penuh, apalagi ketika mudik lebaran. Dengan trafik lalu lintas yang begitu padat, sedikit lengah saja menggunakan ponsel, akan berakibat fatal," ucap Yusuf di sela aksinya.
Meski tidak menyebut angka pasti, namun menurutnya, penggunaan ponsel saat mengemudi dipercaya sebagai salah satu biang keladi tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas yang terus bertambah dari tahun ke tahun.
Dari data yang diperoleh pada musim Lebaran 2007 lalu sebanyak 214 orang mengalami kecelakaan. Jumlah tersebut terdiri atas 74 korban kecelakaan di jalan tol dengan rincian korban luka ringan 18 orang, luka berat 52 orang dan meninggal dunia empat orang.
Sementara korban kecelakaan yang terjadi di luar jalan tol 140 orang dengan rincian 37 orang luka ringan, 73 orang cedera berat dan 30 orang meninggal dunia. Data tersebut juga menjelaskan, mayoritas kecelakaan umumnya dialami oleh mobil penumpang yang kemudian disusul oleh sepeda motor, truk dan bus.
Kata Yusuf, banyak hal yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut. Misalnya saja, lalai, tidak menaati peraturan, tidak konsentrasi karena pengemudi mengantuk dan melakukan aktivitas lain, seperti menggunakan ponsel saat mengemudi dan penyebab lainnya.
Untuk yang terakhir ini, banyak negara melarang penggunaan ponsel saat mengemudi karena bisa berakibat fatal. Namun di Indonesia, undang-undang yang mengatur hal tersebut belum jelas juntrungannya. Dibutuhkan penyadaran kepada khalayak agar tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.
Mengemudi dengan satu tangan adalah hal riskan dan tidak dianjurkan. Satu tangan memegang kendali, satunya lagi memegang ponsel. Belum lagi jika pembicaraan ditelepon menjurus ke arah yang serius dan tidak mengenakan. Atau ekstrimnya berita duka yang membuat Anda shock. "Alih-alih berkonstrasi dan memberikan solusi, yang terjadi sebaliknya. Giliran Anda yang menjadi objek berita duka."
Menurut Yusuf, ada cara cerdas ketika mengemudi, namun tetap terkendali. "Lakukan komunikasi dengan alat bantu handsfree atau bluetooth. Itu pun seperlunya saja. Atau katakan dengan cara santun, maaf saya sedang mengemudi, SMS saja beritanya," kata dia.
Memang sulit mengubah kebiasaan buruk, namun bukan berarti tidak bisa diubah. Perlu kontinuitas untuk mengingatkan hal-hal sepele tetapi berimbas besar, raga dan nyawa taruhannya.
Bincang seru seputar ponsel? Gabung segera di detikINET Forum!
( rou / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Aksi simpatik ini sengaja digelar oleh para staf Majalah Techlife Indonesia. Menurut Yusuf Mars, pemimpin redaksi majalah itu, aksi tersebut hanya bersifat tuntunan moral agar pengemudi lebih mementingkan keselamatan dibanding menjawab ponselnya.
"Aktivitas mengemudi membutuhkan konsentrasi penuh, apalagi ketika mudik lebaran. Dengan trafik lalu lintas yang begitu padat, sedikit lengah saja menggunakan ponsel, akan berakibat fatal," ucap Yusuf di sela aksinya.
Meski tidak menyebut angka pasti, namun menurutnya, penggunaan ponsel saat mengemudi dipercaya sebagai salah satu biang keladi tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas yang terus bertambah dari tahun ke tahun.
Dari data yang diperoleh pada musim Lebaran 2007 lalu sebanyak 214 orang mengalami kecelakaan. Jumlah tersebut terdiri atas 74 korban kecelakaan di jalan tol dengan rincian korban luka ringan 18 orang, luka berat 52 orang dan meninggal dunia empat orang.
Sementara korban kecelakaan yang terjadi di luar jalan tol 140 orang dengan rincian 37 orang luka ringan, 73 orang cedera berat dan 30 orang meninggal dunia. Data tersebut juga menjelaskan, mayoritas kecelakaan umumnya dialami oleh mobil penumpang yang kemudian disusul oleh sepeda motor, truk dan bus.
Kata Yusuf, banyak hal yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut. Misalnya saja, lalai, tidak menaati peraturan, tidak konsentrasi karena pengemudi mengantuk dan melakukan aktivitas lain, seperti menggunakan ponsel saat mengemudi dan penyebab lainnya.
Untuk yang terakhir ini, banyak negara melarang penggunaan ponsel saat mengemudi karena bisa berakibat fatal. Namun di Indonesia, undang-undang yang mengatur hal tersebut belum jelas juntrungannya. Dibutuhkan penyadaran kepada khalayak agar tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.
Mengemudi dengan satu tangan adalah hal riskan dan tidak dianjurkan. Satu tangan memegang kendali, satunya lagi memegang ponsel. Belum lagi jika pembicaraan ditelepon menjurus ke arah yang serius dan tidak mengenakan. Atau ekstrimnya berita duka yang membuat Anda shock. "Alih-alih berkonstrasi dan memberikan solusi, yang terjadi sebaliknya. Giliran Anda yang menjadi objek berita duka."
Menurut Yusuf, ada cara cerdas ketika mengemudi, namun tetap terkendali. "Lakukan komunikasi dengan alat bantu handsfree atau bluetooth. Itu pun seperlunya saja. Atau katakan dengan cara santun, maaf saya sedang mengemudi, SMS saja beritanya," kata dia.
Memang sulit mengubah kebiasaan buruk, namun bukan berarti tidak bisa diubah. Perlu kontinuitas untuk mengingatkan hal-hal sepele tetapi berimbas besar, raga dan nyawa taruhannya.
Bincang seru seputar ponsel? Gabung segera di detikINET Forum!
( rou / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 14:45 WIB
Main Videogames Bisa Bikin Anak Balita Mimpi Buruk
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
214 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

