detikinet

Gara-gara Jenis Kelamin, Raksasa Internet Dikecam India

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Jumat, 19/09/2008 07:56 WIB

Demo di India (AFP)

New Delhi - Google dan Microsoft telah mencabut iklan produk dan layanan untuk menentukan dan mengetahui jenis kelamin bayi. Langkah ini diambil setelah aktivis India mengancam akan menempuh jalur hukum.

Pengadilan Tinggi India telah meminta dua raksasa internet tersebut serta Yahoo untuk menanggapi protes tentang iklan produk untuk menentukan jenis kelamin yang dinilai ilegal di India tersebut.

Disebutkan bahwa pencarian dengan kata kunci "gender selection" di Yahoo masih merujuk pada sumber-sumber yang menawarkan klinik untuk membantu orang menentukan jenis kelamin bayi. Terkait hal ini, Yahoo India belum berkomentar.

India merupakan salah satu negara dengan populasi terbanyak di dunia, dengan angka kelahiran 27 juta setiap tahunnya. Sehingga bisa dikatakan bahwa negara ini merupakan pasar yang menjanjikan bagi produk untuk menentukan jenis kelamin tersebut.

Sebagian besar orang India lebih memilih anak laki-laki, karena menganggap anak perempuan hanya menjadi beban. Sehingga mereka lebih mendambakan memiliki anak laki-laki, dan mengaborsi anak perempuan.

Kalangan aktivis khawatir keberadaan iklan produk untuk menentukan dan melihat jenis kelamin bayi itu, akan mempertinggi angka aborsi bayi perempuan di India,
demikian seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (19/9/2008).

Ikuti, Kontes Foto berhadiah ponsel Nokia dan Blackberry di detikINET Forum

( faw / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
Pro
50%
Kontra
50%