detikinet

Jepang Negara Terbesar Penyerang Trafik Internet

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Jumat, 12/09/2008 13:40 WIB

Ilustrasi (sxc.hu)

Jakarta - Negara manakah yang menjadi penyerang terbesar lalu lintas internet? Jawabannya adalah Jepang. Di kuartal kedua tahun ini, sekitar 30 persen serangan lalu lintas internet berasal dari Negeri Sakura.

Demikian dikutip detikINET dari Networkworld, Jumat (12/9/2008). Hal ini terungkap dalam laporan yang dilansir perusahaan provider distribusi konten internet, Akamai Jepang. Di posisi kedua ada Amerika Serikat (21,5 persen), dan China menempati posisi ketiga (16,8 persen).

Negara-negara lain yang juga merupakan sumber paling signifikan serangan lalu lintas internet, serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dan pembajakan Domain Name System (DNS) adalah Jerman, Ukraina, Korea Selatan, Taiwan, Perancis, Rusia, dan Polandia.

Selain itu, Akamai juga melaporkan perihal penetrasi internet, dan kecepatan akses internet negara-negara di dunia. Dalam hal penetrasi internet, negara adidaya, Amerika Serikat, ternyata masih tertinggal dari beberapa negara lain, seperti Swedia, Norwegia, Islandia, Finlandia, Belanda.

Sementara, berbicara masalah konektivitas internet, negara-negara yang memiliki akses internet tercepat antara lain Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, Swedia, Belgia, Kanada, Denmark.


Ngobrol tentang koneksi internet yuk di detikINET Forum.


( faw / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%