detikinet

YouTube Halau Video Pelatihan Teroris

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 12/09/2008 12:52 WIB

YouTube (ist)

San Francisco - Beragam video dengan begitu banyak tema nongol di YouTube. Namun kini, dalam kebijakan baru YouTube, video dengan konten tertentu dilarang keras nampang, misalnya saja video pelatihan teroris.

Persisnya, portal kepunyaan Google ini tidak akan menoleransi segala video yang dinilai mempromosikan hal-hal yang membahayakan dan menyebabkan kematian. Misalnya saja video-video yang menampakkan praktek pelatihan untuk menjadi teroris.

Langkah ini tampaknya dilakukan YouTube karena gencarnya tekanan dari senator Amerika Serikat (AS) Joseph Lieberman. Ia terus memprotes Google terkait adanya video teroris di YouTube.

Memang, internet seringkali dianggap sebagai media ampuh untuk perekrutan teroris. Grup Al Qaeda misalnya, dilaporkan sering memakai media chatroom untuk menarik anggota, di samping dengan video internet.

"Merupakan kabar baik jika jumlah video semacam itu di web semakin sedikit. Namun memang masih banyak video itu bertebaran di banyak situs di seluruh dunia," kata juru bicara lembaga investigasi FBI, Richard Kolko.

Akan tetapi di sisi lain, terdapat perdebatan apakah langkah pelarangan video teroris ini bakal efektif untuk menangkal ancaman. Demikian seperti dilansir The West dan dikutip detikINET, Jumat (12/9/2008).

Ingin tahu info seputar olah video? Gabung saja di detikINET Forum!
( fyk / dwn )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%