detikinet

Situs Jejaring Yahoo akan 'Tutup Buku'

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 02/09/2008 15:51 WIB

Mash (newsline)

San Francisco - Sukses dalam berbagai bisnis internet, Yahoo tampaknya masih harus berjuang keras dalam membesut situs jejaring sosial. Raksasa online ini menyatakan bakal menutup situs jejaring sosial Mash yang belum lama diperkenalkan pada publik .

Seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Selasa (2/9/2008), layanan Mash bakal segera ditutup pada akhir September 2008 ini. Itulah pernyataan yang dikirim Yahoo pada para pengguna Mash via e-mail.

Yahoo pun menyarankan para pengguna Mash untuk menyimpan data yang ingin mereka gunakan lagi. Sekadar diketahui, penutupan Yahoo Mash ini terjadi hanya sekitar setahun setelah layanan betanya pertama kali diluncurkan.

Sesungguhnya, Yahoo Mash memiliki berbagai kelebihan ketimbang situs jejaring sosial lainnya. Misalnya saja, pemakai Mash bisa mengedit profil anggota lainnya.

Selain itu secara keseluruhan, Mash mendapat penilaian positif dari berbagai kalangan. Namun demikian, Mash dianggap tidak bakal mampu bersaing dengan situs-situs jejaring sosial lain yang lebih dulu eksis sehingga harus 'tutup buku'.

Sebelumnya, situs jejaring sosial mobile Yahoo bernama Mixd juga hanya bertahan beberapa bulan sebelum ditutup di tahun 2007.

Bincang seru seputar situs dan blog? Gabung segera di detikINET Forum!
( fyk / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%