detikinet

XL Akui Jaringan Bermasalah

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Selasa, 12/08/2008 17:19 WIB

Gedung XL (Ist.)

Jakarta - Operator seluler Excelcomindo Pratama (XL) mengakui jaringannya tengah mengalami masalah. Namun demikian, upaya perbaikan katanya juga selalu diupayakan.

"Kita akui jaringan bermasalah. Itu never ending story. Jadi mohon maaf, akan terus diperbaiki," kata I Made Harta Wijaya selaku VP VAS and New Services Development XL, di Euphoria Lounge Menara Prima Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (12/8/2008).

Seperti dirasakan sejumlah pengguna XL, baik untuk layanan suara maupun data, jaringan XL kerap bermasalah saat perlu untuk digunakan. Alhasil, kekecewaan pun dialamatkan pada operator seluler yang berkantor pusat di Mega Kuningan, Jakarta, itu.

GM Corporate Communication XL, Myra Junor, menyatakan pihak XL terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas jaringan dan memperluas cakupan pelanggan. Namun demikian, nampaknya trafik pelanggan yang sangat tinggi kerap kurang mampu ditangani jaringan.

"Kami sendiri telah menambah anggaran tahun ini jadi dua kali lipat untuk memperkuat jaringan. Mudah-mudahan gangguan bisa cepat teratasi," tandasnya sambil menyebut anggaran yang semula US$ 650 juta ditingkatkan menjadi US$ 1,2 miliar.


Punya unek-unek seputar operator telekomunikasi tanah air? Masuk saja ke detikINET Forum.



( rou / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%