Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Konsorsium Rontok, Palapa Ring Dipangkas
Kamis, 07/08/2008 18:49 WIB

Rakhmat Junaidi (rou/inet)
Jakarta - Dua anggota konsorsium Palapa Ring telah mundur, kalau satu anggota lagi jadi hengkang. Artinya, anggaran untuk mega proyek ini bakal menyusut drastis.
Juru bicara Palapa Ring, Rakhmat Junaidi mengatakan, sebelumnya ketika masih utuh beranggotakan 7 perusahaan, anggaran konsorsium itu mencapai US$ 250 juta. Namun setelah Macca System Infocom mundur maka anggaran menjadi US$ 225 juta lalu ditambah mundurnya Infokom Elektrindo, berarti anggaran yang dialokasikan itu tinggal US$ 210 juta.
"Dengan demikian kalau Powertek (Powertek Utama Internusa) ikutan mndur, dananya akan turun lagi," ujar Rakhmat kepada wartawan ketika ditemui di Wisma Bakrie Jakarta, Kamis (7/8/2008).
Dari total anggaran itu, lanjut Rakhmat, masing-masing operator lainnya berkomitmen untuk mengeluarkan budget US$ 30 juta. Sementara Telkom jadi 'penyumbang' dana paling besar dengan US$ 90 juta.
Dengan hitung-hitungan diatas, maka bisa diperkirakan kalau Powertek mundur, maka sisa anggaran tinggal US$ 180 juta.
Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, apakah dengan anggaran tersebut pembangunan proyek yang akan melintasi 35.280 kilometer serat optik bawah laut (submarine cable) dan serat optik bawah tanah (inland cable) 21.708 kilometer di daerah Indonesia timur ini akan lancar-lancar saja?
"Kalau dengan budget segitu cukup, why not? Namun, alternatif lainnya kita bisa mengurangi beberapa session, misalnya jalur laut kita pangkas," tukas Rakhmat
Nambah Urunan
Bisa juga, kemungkinan yang dipilih adalah para anggota konsorsium yang lain menambah jumlah urunannya di proyek ini. Namun untuk alternatif ini, Rakhmat tak bisa memastikan. "Kalau kita telah berkomitmen dari awal sudah sekian (budget-nya), jadi sudah fix, sekarang sudah mengumpulkan 5 persennya," imbuh Rakhmat.
Sementara Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah mengaku belum menimbang penambahan urunan itu. "Kita belum menghitung, tapi kalau potensinya bagus, kemungkinan besar akan kita tambah," tandasnya.
Punya unek-unek seputar para operator di tanah air? Tuangkan saja di detikINET Forum.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Juru bicara Palapa Ring, Rakhmat Junaidi mengatakan, sebelumnya ketika masih utuh beranggotakan 7 perusahaan, anggaran konsorsium itu mencapai US$ 250 juta. Namun setelah Macca System Infocom mundur maka anggaran menjadi US$ 225 juta lalu ditambah mundurnya Infokom Elektrindo, berarti anggaran yang dialokasikan itu tinggal US$ 210 juta.
"Dengan demikian kalau Powertek (Powertek Utama Internusa) ikutan mndur, dananya akan turun lagi," ujar Rakhmat kepada wartawan ketika ditemui di Wisma Bakrie Jakarta, Kamis (7/8/2008).
Dari total anggaran itu, lanjut Rakhmat, masing-masing operator lainnya berkomitmen untuk mengeluarkan budget US$ 30 juta. Sementara Telkom jadi 'penyumbang' dana paling besar dengan US$ 90 juta.
Dengan hitung-hitungan diatas, maka bisa diperkirakan kalau Powertek mundur, maka sisa anggaran tinggal US$ 180 juta.
Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, apakah dengan anggaran tersebut pembangunan proyek yang akan melintasi 35.280 kilometer serat optik bawah laut (submarine cable) dan serat optik bawah tanah (inland cable) 21.708 kilometer di daerah Indonesia timur ini akan lancar-lancar saja?
"Kalau dengan budget segitu cukup, why not? Namun, alternatif lainnya kita bisa mengurangi beberapa session, misalnya jalur laut kita pangkas," tukas Rakhmat
Nambah Urunan
Bisa juga, kemungkinan yang dipilih adalah para anggota konsorsium yang lain menambah jumlah urunannya di proyek ini. Namun untuk alternatif ini, Rakhmat tak bisa memastikan. "Kalau kita telah berkomitmen dari awal sudah sekian (budget-nya), jadi sudah fix, sekarang sudah mengumpulkan 5 persennya," imbuh Rakhmat.
Sementara Dirut Telkom, Rinaldi Firmansyah mengaku belum menimbang penambahan urunan itu. "Kita belum menghitung, tapi kalau potensinya bagus, kemungkinan besar akan kita tambah," tandasnya.
Punya unek-unek seputar para operator di tanah air? Tuangkan saja di detikINET Forum.
( ash / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 18:58 WIB
Indosat Siap Luncurkan Mobile Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 12:38 WIB
Telkom Kembangkan e-Gov Berbasis Cloud
-
Rabu, 23/05/2012 11:12 WIB
Tender 3G Bisa Kembali Diundur Agar Tak Cacat Hukum
-
Senin, 21/05/2012 09:59 WIB
Kolom Telematika
Fenomena Social Networking
-
Senin, 21/05/2012 09:10 WIB
Lippo Luncurkan Satelit
-
Sabtu, 19/05/2012 14:26 WIB
Zuck Lebih Kaya dari Duo Pendiri Google
-
Sabtu, 19/05/2012 13:27 WIB
Duh, Angkasa Pura I Belum Miliki Izin Stasiun Radio
-
Sabtu, 19/05/2012 10:29 WIB
Musibah Sukhoi
Kominfo Enggan Berspekulasi Soal Interferensi Frekuensi
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)

