detikinet

Hadang Teror, Polisi Awasi Jaringan Wi-Fi

Fino Yurio Kristo - detikinet
Kamis, 07/08/2008 08:34 WIB

Ilustrasi (foxnews)

India - India baru saja diguncang ledakan bom. Pengamanan pun semakin ditingkatkan, bahkan jaringan internet nirkabel alias Wi-Fi (wireless fidelity) pun mendapat pengawasan ketat oleh aparat setempat.

Lembaga Cyber Crime Investigation Cell (CCIC) di Mumbai Police Crime Branch kini sibuk menelisik jaringan Wi-Fi di kota Mumbai. Mereka memonitor seluruh aktivitas pengguna terutama yang tampak mencurigakan.

Pengawasan ketat jaringan Wi-Fi ini bukannya tanpa alasan. Menurut para penyidik, dalam kasus terbaru yang terjadi di Mumbai, seseorang mencuri akses sebuah jaringan Wi-Fi dan mengirimkan e-mail teror yang menyatakan sebagai penanggung jawab ledakan bom di India.

Hal ini mengakibatkan kepolisian Mumbai menggerebek rumah seorang warga negara Amerika Serikat yang memiliki jaringan Wi-Fi itu. Padahal, dia sama sekali tidak mengirim e-mail bersangkutan melainkan orang lain yang turut memanfaatkan jaringan Wi-Fi-nya.

"Jaringan Wi-Fi bisa dicuri oleh mereka yang ingin menyamar dan menghindari pelacakan via alamat protokol internet. Polisi kini telah mengawasi jaringan Wi-Fi demi kepentingan keamanan," demikian pernyataan kepolisian Mumbai seperti dilansir ExpressIndia dan dikutip detikINET, Kamis (6/8/2008).


Berbagi cerita seru soal koneksi internet? Gabung saja di detikINET Forum!



( fyk / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%