detikinet

China Melunak Soal Sensor Internet Olimpiade

Ardhi Suryadhi - detikinet
Senin, 04/08/2008 13:24 WIB

Ilustrasi (Ist.)

China - Komite Internasional Olimpiade (IOC) bergerak cepat terhadap wacana sensor akses internet bagi wartawan yang meliput pesta olahraga empat tahunan ini.

Vice President IOC Gunilla Lindberg memastikan masalah tersebut sudah diselesaikan. "Sekarang, internet bisa diakses dengan bebas untuk peliputan pertandingan Olimpiade," ujarnya seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Senin (4/8/2008).

Hal ini diperjelas dari laporan kantor pusat media untuk Olimpiade yang mengatakan bahwa sejumlah situs yang sebelumnya disensor kini telah dibuka, seperti Radio Free Asia, American news service, BBC hingga Wikipedia.

Sebelumnya, wacana sensor yang menggelayut di awal pembukaan Olimpiade Beijing sempat menuai kontroversi. Akibatnya, deru protes pun melanda dari berbagai pihak.

Di awal minggu lalu misalnya, peneliti dari Amnesty International Mark Allison mendesak IOC dan Beijing Organising Committee untuk menjalankan janji mereka yang ingin memberikan kebebasan pada pers selama perhelatan Olimpiade.

"Sensor internet merupakan hak asasi yang fundamental dan menghianati nilai-nilai dari Olimpiade itu sendiri," tandas Allison.


Punya informasi menarik seputar dunia internet? Sampaikan saja di detikINET Forum.


( ash / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%