Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
PlayStation Picu Perang di Afrika?
Kamis, 31/07/2008 17:40 WIB

Menambang Coltan (pcworld)
Kongo - Konflik dan perang di Afrika seakan tak pernah berhenti. Berbagai macam penyebabnya, bahkan konsol game Sony Playstation 2 pun dianggap sebagai salah satu pemicu perang di sana.
Setidaknya, itulah laporan para aktivis kemanusiaan bernama Toward Freedom yang dilansir PCWorld dan dikutip detikINET, Kamis (31/7/2008).
Laporan itu mengungkap, besarnya kebutuhan bahan tambang komponen PlayStation 2 bernama coltan, pernah menyebabkan terjadinya perang brutal di negara Republik Demokratik Kongo. Tak hanya untuk PlayStation, coltan ini juga dipakai dalam beragam perangkat, termasuk ponsel dan komputer.
'Playstation War', demikianlah julukan perang itu. Penambangan coltan senilai jutaan dollar diambil alih secara paksa dari Kongo selama perang berdarah di tahun 1998-2003 itu, oleh militer Rwanda yang didukung pemerintahnya. Bahkan aksi ini juga disinyalir didukung oleh perusahaan asing yang ingin mengeruk untung.
Memang, kebutuhan akan coltan relatif tinggi. Militer Rwanda lalu mempekerjakan banyak orang untuk menambang coltan, sebagian dari mereka mati saat bekerja karena tak mendapat fasilitas yang layak.
"Anak-anak di Kongo bekerja sampai mati di penambangan agar anak Eropa dan Amerika Serikat bisa bermain game dengan nyaman di ruang tamu mereka," demikian dikatakan mantan anggota parlemen Inggris, Oona King mengenai fenomena ini.
Pihak Sony sendiri mengklaim bahwa mereka tidak lagi menggunakan bahan coltan dari Kongo. Mereka mendapatkannya dari tempat lain dan menyatakan material yang mereka pakai berasal dari sumber yang legal.
Berbagi cerita seru soal Playstation? Gabung saja di detikINET Forum!
( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Setidaknya, itulah laporan para aktivis kemanusiaan bernama Toward Freedom yang dilansir PCWorld dan dikutip detikINET, Kamis (31/7/2008).
Laporan itu mengungkap, besarnya kebutuhan bahan tambang komponen PlayStation 2 bernama coltan, pernah menyebabkan terjadinya perang brutal di negara Republik Demokratik Kongo. Tak hanya untuk PlayStation, coltan ini juga dipakai dalam beragam perangkat, termasuk ponsel dan komputer.
'Playstation War', demikianlah julukan perang itu. Penambangan coltan senilai jutaan dollar diambil alih secara paksa dari Kongo selama perang berdarah di tahun 1998-2003 itu, oleh militer Rwanda yang didukung pemerintahnya. Bahkan aksi ini juga disinyalir didukung oleh perusahaan asing yang ingin mengeruk untung.
Memang, kebutuhan akan coltan relatif tinggi. Militer Rwanda lalu mempekerjakan banyak orang untuk menambang coltan, sebagian dari mereka mati saat bekerja karena tak mendapat fasilitas yang layak.
"Anak-anak di Kongo bekerja sampai mati di penambangan agar anak Eropa dan Amerika Serikat bisa bermain game dengan nyaman di ruang tamu mereka," demikian dikatakan mantan anggota parlemen Inggris, Oona King mengenai fenomena ini.
Pihak Sony sendiri mengklaim bahwa mereka tidak lagi menggunakan bahan coltan dari Kongo. Mereka mendapatkannya dari tempat lain dan menyatakan material yang mereka pakai berasal dari sumber yang legal.
Berbagi cerita seru soal Playstation? Gabung saja di detikINET Forum!
( fyk / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
-
Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
-
Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
Jumat, 25/05/2012 13:48 WIB
Napak Tilas Perjalanan Awal Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
-
Jumat, 25/05/2012 08:51 WIB
BMW Punya 10 Juta Fans di Facebook
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 11:06 WIB
Provider ICT Mencari Tantangan Baru di Sektor Migas
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
210 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
73 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)


