http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Game Mabuk Mabukan Mabuk Kecaman

Fino Yurio Kristo - detikinet
Rabu, 09/07/2008 10:50 WIB
http://us.images.detik.com/content/2008/07/09/317/beerpong.jpg Beer Pong (ist.)
Connecticut - Video game bertajuk 'Frat Party Games: Beer Pong', menuai kontroversi di Amerika Serikat. Pasalnya, game ini dikategorikan sesuai bagi remaja. Padahal, 'Beer Pong' dinilai mempromosikan minuman keras dan mabuk-mabukan.

Jaksa Agung Connecticut, Richard Blumenthal menyatakan, lembaga rating Entertainment Software Rating Board salah mengkategorikan game itu sesuai bagi remaja. Dia pun takut game bertema serupa juga bakal diloloskan meski berefek negatif.

Seperti dikutip detikINET dari FoxNews, Rabu (9/7/2008), 'Beer Pong' didesain oleh perusahan JV Games dan bisa dimainkan di konsol Nintendo Wii. Berkenaan dengan kontroversi yang menyeruak, Jag Jaeger selaku presiden JV Games mengubah nama game itu menjadi 'Pong Toss'.

Meski Blumentahl menilai 'Beer Pong' terlalu mempromosikan alkohol, namun Jaeger membantahnya. Menurutnya, video game itu juga bukan tentang mabuk-mabukan karena tidak ada adegan mabuk di game itu.

Demikian pula halnya dengan Patricia E Vance, presiden Entertainment Software Rating Board. Ia menganggap bahwa alkohol hanya mengambil peran sedikit dalam game tersebut.

Namun Blumenthal tetap bersikeras 'Beer Pong' tidak sepatutnya dimainkan oleh anak muda. Bahkan dari namanya saja yakni 'Beer Pong', ia menilai bahwa sudah jelas game ini mempromosikan alkohol.

Berbagi cerita seru soal game Nintendo? Yuk, gabung di detikINET Forum!
(fyk/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Nokia Android bakal Menggigit?

Nokia resmi memperkenalkan tiga seri Nokia X yang sudah mengusung sistem operasi Android. Mampukah tiga ponsel kelas menengah itu menggaet perhatian pasar?
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close