detikinet

Anak Tak Sulit Beli Game Sadis Online

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 24/06/2008 10:45 WIB

Ilustrasi (dailymail)

Inggris - Video game bernuansa kekerasan memang tak sepatutnya dikonsumsi anak-anak. Namun di masa sekarang, mereka makin mudah mendapatkannya, umpamanya lewat situs internet.

Itulah yang diungkap lembaga pengamat perdagangan Inggris, Welsh Heads of Trading Standards. Mereka mencoba menyelidiki peredaran video game sadis pada para bocah di sana.

Dalam investigasi ini, dilibatkan relawan usia 12 sampai 16 tahun. Mereka diminta membeli video game kategori 18 tahun ke atas di internet.

Dikutip detikINET dari DailyMail, Selasa (24/6/2008), dari 44 kali percobaan pembelian, 38 di antaranya diluluskan oleh penjual game online. Artinya, para penjual ini tak peduli meski game sadis itu dibeli anak-anak.

Di antara video game yang dibeli itu misalnya Manhunt, Grand Theft Auto, dan Hitman. Padahal, video game itu telah diklasifikasikan oleh British Board of Film Classification hanya diperuntukkan bagi yang berusia di atas 18 tahun.

Bahkan seharusnya, penjual yang kedapatan melanggar aturan penjualan tersebut bisa dikenai hukuman penjara.

"Survei ini menunjukkan begitu mudahnya anak-anak memperoleh akses pada video game dewasa," tandas Lee Jones, kepala Bridgend County Borough Council Trading Standards.

Ingin tahu berbagai cerita seru seputar video game? Kunjungi saja detikINET Forum!
( fyk / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%