detikinet

Gara-gara Nge-charge Ponsel, Ruko di Malang Ludes

Muhammad Aminudin - detikinet
Jumat, 20/06/2008 10:58 WIB

Ilustrasi (stuff)

Malang - Malang - Sebuah ruko Jalan Raya Sempalwadak, Kecamatan Bululawang, Malang habis dilalap si jago merah, Jumat (20/6/2008). Diduga sumber api berasal dari korsleting saat nge-charge baterai ponsel di lantai dua.

Dua unit mobil PMK memadamkan api di ruko milik H Nurhadi (33) yang digunakan warung dan counter ponsel. Menurut keterangan Anis Ainur (30), istri Nurhadi, mulanya dirinya mendengar suara barang terbakar saat menaiki tangga.

Melihat tempat tidur dilahap api, ibu 3 anak ini kemudian lari turun serta meminta suami bersama anaknya meninggalkan rumah. Api pun berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam.

Petugas dari Polsek Bululawang dan Polres Malang hingga kini polisi masih menyelidiki kebakaran yang diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 65 juta.

"Kuat dugaan kebakaran ini berasal dari arus pendek di lantai dua. Dan diakui pemilik ruko dia sebelum mengisi baterai ponsel miliknya dekat tempat tidur," ujar Kapolsek Bululawang AKP Kamsidi kepada detiksurabaya.com di lokasi.

Hasil sementara olah TKP petugas bahwa api berasal dari pengisian baterai ponsel korban yang terjadi arus pendek. Api sendiri cepat membesar karena berdekatan dengan tempat tidur serta barang mudah terbakar lain.

Mau ngobrol seputar ponsel atau gadget unik lainnya? Gabung saja di detikINET Forum.


( fat / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%