detikinet

MySpace Terima US$ 6 Juta dari Spam

Dewi Widya Ningrum - detikinet
Kamis, 19/06/2008 11:16 WIB

Spam (dbu/inet)

Jakarta - Situs jejaring sosial MySpace akhirnya memenangkan kasus antispam yang melanda situsnya. MySpace menerima US$ 6 juta dari salah seorang penyebar spam.

Uang tersebut diperoleh dari Scott Richter, salah satu spammer paling produktif di dunia. Richter yang mengelola perusahaan bernama Media Breakaway yang berbasis di Westminster, Colorado, diperkirakan telah mengirimkan lebih dari 100 juta pesan spam setiap harinya.

Oleh pengadilan, Richter dinyatakan bersalah dan diwajibkan membayar US$ 4,8 juta kepada MySpace sebagai ganti rugi dan US$ 1,2 juta sebagai pengganti biaya hukum.

MySpace, seperti dilansir PCWorld dan dikutip detikINET, Kamis (19/6/2008), mendaftarkan kasus spam ini ke pengadilan pada Januari 2007 silam menyusul banyaknya anggota MySpace yang mendapati kiriman pesan sampah yang mempromosikan sebuah situs.

Dalam pernyataannya, MySpace mengatakan akan terus melakukan pendekatan holistik untuk membersihkan situsnya dari para spammer dan phisher. "Kami akan terus bekerja untuk membersihkan internet dari serangan spam yang gencar ini," kata MySpace.

Ini bukanlah kali pertamanya perusahaan milik Richter terjerat kasus spam yang mengharuskannya membayar jutaan dollar sebagai ganti rugi. Pada 2005 silam, Richter dan perusahaannya yang bernama Optinrealbig.com, pernah terjerat kasus serupa dengan Microsoft.


Mau ngobrolin soal sekuriti dan cracker? Gabung yuk di detikINET Forum.

( dwn / fyk )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%