detikinet

Kawanan Perampok 'Pancing' Korban dengan iPhone

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Selasa, 17/06/2008 13:16 WIB

iPhone (ist)

New York - Popularitas iPhone cukup menggoda untuk dimanfaatkan sebagai alat kejahatan. Salah satunya adalah yang dilakukan empat orang perampok ini. Mereka memikat calon korban dengan berkedok sebagai penjual iPhone.

Dilansir ITNews, dan dikutip detikINET, Selasa (17/6/2008), modus penipuan yang dilakukan empat sekawan ini adalah dengan memasang iklan di situs Craigslist. Mereka mengaku menjual iPhone dalam jumlah besar.

Setelah ada calon korban yang terpikat, mereka menyusun jadwal untuk bertemu di suatu tempat. Saat bertemu itulah mereka menjalankan aksinya, semua harta benda korban digasak. Jadi bukannya mendapat iPhone, calon konsumen yang tertipu malah jadi babak belur.

Polisi memperkirakan kawanan perampok tersebut sudah menjalankan trik ini sedikitnya empat kali, sejak Maret-Juni. Kawanan perampok ini akhirnya dibekuk polisi dengan tuduhan perampokan dan kepemilikan senjata.

iPhone sepertinya menjadi 'primadona' untuk mengeruk keuntungan. Bahkan sebelum resmi dirilis, ada pihak yang ingin menangguk laba dengan menjual gadget ini di eBay dengan harga selangit yakni USD 1.100.

Di lain pihak, situs Craigslist sendiri juga kerap disalahgunakan misalnya untuk aksi penipuan, prostitusi, dan sebagainya

Tertarik dengan obrolan tentang iPhone? Gabung saja di detikINET Forum!


( faw / ash )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%